Cara Cepat Hamil Walauapun Haid Tidak Teratur -->

Cara Cepat Hamil Walauapun Haid Tidak Teratur

Selasa, Januari 25, 2022

    Cara cepat hamil walaupun haid tidak teratur adalah pembahasan yang akan dibahas pada artikel kali ini berdasarkan penuturan Dokter Chrisan Bimo Prayuda

    Dokter Chrisan Bimo (Gambar. Tangkapan Layar HP)

    Sebelum membahas tentang cara cepat hamil walaupun mastrubasi atau haid tidak teratur, kita harus pahami dulu beberapa poin penting yang akan dipaparkan oleh Dokter Chrisan Bimo dalam Artikel ini.

    Poin-poin itu diharapkan nanti akan menjadi bahan pengetahuan Bunda dalam mengambil langkah atau tindakan yang tepat untuk mempersiapkan kehamilan.

    Syarat Mutlak suatu Kehamilan menurut dr Chrisan Bimo Prayuda ialah adanya Fertilisasi (Pembuahan). Dimana Fertilisasi ini ialah bertemunya sel Sperma dan Sel telur yang nantinya akan berkembang menjadi Embrio.

    Namun, pada beberapa bunda, fertilisasi ini menjadi sangat sulit karena berbagai faktor pengahambat seperti Haid tidak teratur, tidak mengerti cara menghitung kapan terjadinya Ovulasi, berat badan berlebih atau Obesitas dan sebagainya.

    Pada artikel sebelumnya, kami telah membahas tentang ‘cara menghitung masa subur wanita lengkap dengan 8 tanda-tandanya’, hal itu sangat penting untuk mengetahui kapan bunda memasuki masa subur.

    Inilah Hal pertama yang akan bunda lakukan agar cepat hamil walaupun haid tidak teratur. 

    Menghitung Terjadinya Ovulasi 

    Cara menghitung terjadinya Ovulasi pada Bunda yang menderita Haid tidak teratur sebenarnya tidak terlalu susah, bunda hanya harus mengerti cara menghitung sirkulasinya.

    Pada Bunda yang memiliki Sirkulasi Haid normal, yakni 28 hari, biasanya masa Ovulasi akan terjadi pada hari ke-14. 

    Namun, bagi bunda yang memiliki Sirkulasi yang tidak teratur atau sirkulasi haidnya di atas 28 hari atau di bawah 28 hari cara menghitungnya tetap dikurangi 14 hari.

    Misalkan, Sirkulasi Haid Bunda adalah 30 hari, maka masa Ovulasinya akan terjadi di hari ke-16 (30-14=16), begitupun untuk bunda yang mengalami sirkulasi 32 hari, 32 dikurang 14 menjadi 18. Dan seterusnya. Intinya semua dikurangi 14, berapapun masa Sirkulasinya.

    Namun bagaimana dengan Bunda yang memiliki Sirkulasi tidak teratur pada setiap bulannya, Contoh Bulan lalu, Mensnya tanggl 1, Bulan sebelumnya tanggal 31 dan bulan ini tanggal 2.?

    Menurut dr Bimo, pertama adalah catat siklus mens dalam 4 bulan terahir. Misalnya kita punya catatan Siklus mestruasi selama 4 bulan terahir ialah 29 hari, 27 hari, 32 hari, dan 30 hari. Lalu kita ambil Siklus terpanjang dan terpendeknya yaitu 28 dan 32.

    Kemudian tentukan masa Ovulasinya seperti tadi. pada Siklus terpendek yakni 27 hari, masa Ovulasinya dikurangi 14 hari menjadi 14. (27-14=13). Jadi Masa Ovulasinya di hari ke 13.

    Sementara untuk Siklus terpanjang yakni 32 hari, bunda juga melakukan hal yang sama yakni, 32-14=18. Kini, bunda sudah temukan masa Ovulasi siklus terpendek dan terpanjang, selanjutnya bunda tinggal tentukan kapan akan melakukan hubungan.

    Karena sudah mengetahui Masa Ovulasi yang bunda hitung tadi, yakni hari ke-13 dan hari ke-18, saatnya bunda beraksi melakukan hubungan. Yakni antara 3 hari sebelum hari Ke-13 dan 3 setelah hari ke-13 sampai 3 setelah hari ke-18. karena hari-hari itu adalah hari dimana Bunda memasuki masa subur.

    Cara menghitung Sirkulasi Haid

    Tanda-tanda Tiba Masa Ovulasi

    Selain menghitung Siklus Menstruasi, cara yang tidak kalah pentingnya adalah mengetahui tanda-tanda jika bunda sudah memasuki Masa Ovulasi atau pembuahan.

    Karena Ovulasi adalah aktivitas Hormonal, tentu tubuh bunda akan merasakan sedikit perubahan yang mana tanda itu merupakan tanda baik.

    Tanda Pertama; Merasakan Sakit atau Nyeri Pada Perut Bagian Bawah

    Ada dua Nyeri perut bagian bawah yang akan terjadi pada bunda untuk persoalan ini yakni, ketika akan Menstruasi dan pada saat bunda memasuki Ovulasi atau masa subur.

    Namun, keduanya Nyeri perut itu sangat berbeda, baik dari rasanya maupun dari letak sakitnya. pada saat akan memasuki masa Ovulasi, nyeri perut disebabkan karena sel telur mendesak keluar dari Ovurium, kemudian ditangkap oleh Tubafalopi dan akan berkontraksi mendorongnya menuju Rahim.

    Pada saat seperti ini, Bunda akan merasakan Nyeri perut bagian bawah tepat di samping kiri perut dimana Kandung Rahim berada.

    Akan tetapi, Jika Bunda merasakan Nyeri perut bagian bawah tapi letaknya di tengah dan rasanya sangat sakit, maka bisa jadi itu tanda bunda akan memasuki masa Menstruasi.

    Tanda Kedua; Payudara Terasa Tegang dan Nyeri

    Tanda bahwa Bunda akan memasuki Ovulasi atau masa subur ialah Payudara terasa kencang dan Nyeri. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan Hormon Esterogen dan Progesterone.

    Nyeri pada payudara untuk Bunda yang akan memasuki Masa Ovulasi biasanya payudara akan tarasa sangat kencang seperti terisi angin.

    Tanda Ketiga; Becek Pada Misis V

    Munculnya Lendir Serviks atau Lendir Jenir yang lengket seperti putih telur pada Misis V Bunda itu termasuk salah satu Tanda jika Bunda sudah memasuki Masa Ovulasi atau Masa Subur.

    Ada beberapa kasus, Lendir ini akan dianggap keputihan, namun menurut dr Bimo, Lendir itu terjadi karena proses Ovulasi sedang berlangsung di dalam perut Bunda.

    Itulah beberapa Cara cepat hamil walaupun haid tidak teratur yang harus bunda tahu dan terapkan sendiri di rumah selain juga bunda disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan Dokter Kandungan.