53 Orang Meninggal Karena Jalan Berlobang, Anggota Polisi Polres Kupang Kota Tambal Jalan -->

53 Orang Meninggal Karena Jalan Berlobang, Anggota Polisi Polres Kupang Kota Tambal Jalan

Jumat, Januari 28, 2022

    53 orang meninggal dunia selama 2021 karena jalan berlobang, Polisi Pores Kupang Kota turun tangan perbaiki jalan berlobang.
    Polisi sedang melakukan Perbaikan Jalan berlubang di Kota Kupang, Jumat (28/1/2022)

    Harianflobamora.com- Personel Polisi Polres Kupang Kota rupanya sangat menyadari bahwa penyebab kecalakaan di jalan, bukan hanya dari kelalaian pengendara semata, melainkan juga karena ada faktor lain seperti jalan berlobang.

    Karena alasan itu, Sejumlah personel Polres Kupang Kota, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turun ke jalan untuk menambal sejumlah ruas jalan yang berlobang di Kota Kupang.

    Melansir Antara, Kasat Lantas Polres Kupang Kota AKP Andri Aryansyah mengatakan, penambalan dilakukan mengingat sejumlah titik jalan di Kota Kupang terdapat lubang yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

    Jika dilihat selama Tahun 2021, kasus kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang cukup tinggi sehingga banyak yang meninggal dunia,” Ujar AKP Andri Aryansyah

    Ia menyebutkan, selama tahun 2021 lalu, terdapat 53 orang yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas, Luka berat 15 orang dan luka ringan 72 orang. Semuanya disebabkan karena jalan berlubang.

    Andri melanjutkan, ada dua titik jalan di Kota Kupang yang menjadi perhatian khusus polisi untuk penambalan karena dinilai sangat berbahaya dan sering menimbulkan kemacetan.

    Selain itu, Lanjut Andri, banyaknya keluhan Warga Kota Kupang yang bertebaran di media sosial terkait persoalan ini, sehingga menarik perhatian Polisi untuk berinisiatif melakukan penambalan.

    Kita akan cek lagi di Lokasi mana saja yang berlubang dan berbahaya. Nanti akan kita tambal sambil melihat keadaan cuaca,” Lanjut AKP Andri

    Akibat Kegiatan penambalan jalan ini, sempat membuat kemacetan di Lokasi, untuk itu Andri meminta Maaf Kepada Warga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.