Polisi Kembali Disorot, Polemik Tali BH atau Tas Viral Di Medsos Padahal Tersangka Randy Sudah Menjelaskan

Polemik apakah Foto yang beredar merupakan Tas atau Tali Bra Viral di Media Sosial, Kinerja Polisi kembali disorot Warganet NTT.

Pernyataan Akun Humas Polda NTT

Harianflobamora.com-Kasus kematian Ibu dan Anak di Kota Kupang hingga kini Sepertinya masih menjadi tranding pembahasan Warganet NTT di Media Sosial.

Menurut pantauan Media ini, Salah satu Grub yang sering Viral membahas kasus ini adalah Grub Facebook Vitor Lerik (Veki Lerik) Bebas Bicara Bicara Bebas (VLBB)

Berbagai Narasi yang sulit untuk di Verifikasi beredar luas di media Sosial oleh beberapa akun Facebook hingga mendapatkan puluhan bahkan ratusan Komentar Warganet yang membaca.

Kebanyakkan dari Narasi itu adalah Hasil analisa sendiri atau Opini pribadi yang tidak didukung dengan Data penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan.

Salah satu yang paling Viral ahir-ahir ini adalah Akun Facebook bernama Buang Sine yang Getol menarasikan berbagai Hal tentang Kasus ini. 

Yang terahir Akun Buang Sine menarasikan jika Tersangka Randy Bajideh hanyalah Saksi kunci dari Kasus pembunuhan Ibu dan Anak  ini

Sementara itu, yang juga tidak kalah Viral di media Sosial Facebook yaitu foto dari Almarhum Astri, dimana dalam foto terdapat sesuatu yang menjadi perdebatan Netizen.

Sesuatu yang menjadi Viral dan diperdebatkan itu ialah ‘Pengait’. apakah penggait yang ada dalam foto merupakan Pengait Bra atau Pengait Tas.

Meski Polda NTT melalui Halaman Facebook Humas Polda NTT sudah mengeluarkan pernyataan tentang Isu yang beredar dan Narasi yang dibuat di Media Sosial tentang Pengait itu adalah Hoax namun Narasi tetap bermunculan dan bahkan Viral

Opini yang diposting dimedia sosial itu kebanyakkan tidak sepakat dengan Pernyataan Polisi bahwa Yang terdapat dalam Foto adalah Pengait Bra. Mereka menganggap itu adalah Tali dari Tas Korban.

Hal ini pun Kembali Coba dijelaskan oleh akun Humas Polda NTT yang mengutip dari keterangan Tersangka Randy yang mengatakan bahwa dirinya sempat menyimpan barang Milik Astri beberapa hari setelah penguburan.

Randy mengaku barang-barang milik Korban yang disimpan ialah, Handphone, Tas dan Sendal yang kemudian Tas dan Sendal dia buang di Bak Sampah depan Dermaga Nunbaun Sabu.

Tangkapan Layar Postingan Akun Buang Sine.

Pengakuan itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budiaswanto dalm keterangan Pers pada (23/12/2021) di Mapolda NTT.

Berdasarkan keterangan tersangka Bahwa dirinya setelah beberapa hari kemudian masih menyimpan Tas, Sendal Hp milik Korban.

Sehingga tersangka membuang Tas dan Sendal korban dengan plastik di Bak Sampah dekat pelabuhan Nunbaun Sabu. Sedangkan HP milik Korban tersangka merusak dan membuangnya di pantai dekat jembatan Selam keurahan LLBK,” Ujar Kabid Humas

Namun apa yang disampaikan Polda NTT ini sepertinya tidak dilihat sebagai sebuah kebenaran oleh beberapa Netizen. mereka menuduh Kapolda menyembunyikan Fakta sebenarnya tentang Kasus ini.

Satu-satunya upaya yang dilakukan Polisi dalam mengungkap Isu ini agar tidak menjadi liar adalah menemukan Tas Astri yang dibuang Randy pada tempat sampah di Nunbaun Sabu.

Atau memanggil akun penyebar Opini ini untuk membuktikan pernyataannya, karena Masyarakat tentu ingin kejelasan.

Jika hanya Jawab menggunakan Medsos pula maka itu tidak terlalu Efektif dan ada banyak yang tidak melihat, terlebih jika postingan itu tidak Viral.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.