Modus Baru Kasus Pemerkosaan Di Rote Ndao, Ulat Jadi Senjata Pelaku Agar Korban Mau Di Ruda Paksa

Pelaku Mengancam Korban akan mengeluarkan Ulat pada Kemaluannya jika tidak menuruti Nafsu Birahi Pelaku, Korban yang takut pun terpaksa menuruti.

Foto Ilustrasi Pelajar SMA

Harianflobamora.com-Kasus pemerkosaan kembali terjadi di Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao, NTT, oleh seorang pemuda berinisial DB (25).

Kasus pemerkosaan yang menimpa Pelajar SMA berinisial T (16) ini awalnya terungkap oleh guru Bimbingan Konseling (BP) Korban di sekolahnya.

Sang guru pun kemudian melaporkan kejadian ke Orang tua Korban dan orang tua Korban langsung mengadukan kasus tersebut ke Polisi Polres Rote Ndao.

Kepala Seksi Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nur Cahyo mengatakan, Korban disetubuhi berulang kali oleh pelaku pada bulan Juli dan September 2021.

Korban diketahui Hamil dengan Usia Kandungan tiga Bulan,” Ujar Aiptu seperti melansir Kompas.com, Jumat (24/12/2021)

Aiptu Anam menjelaskan, Kasus ini terungkap bermula dari pemberitahuan Guru BP di Sekolah T melalui sambungan telepon. Mendengar anaknya Hamil, orang tua korban pun Kaget dan melaporkan kejadian ke Polisi

Dari keterangan Korban, Lanjut Anam, Korban di Hamili oleh seorang pemuda bernama David (25), Warga kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao.

Korban disetubuhi berulang kali pada bulan Juli dan September 2021,” Lanjut Anam.

Korban mengatakan, Pertemuan dengan pelaku terjadi pada bulan Juli. Saat itu keduanya bertemu di Pinggir sungai dan seketika Korban di Perkosa dengan ancaman.

Jika Korban menolak berhubungan Itim, maka Kemaluan Korban akan mengeluarkan Ulat. karena Takut, Korban pun ahirnya mau di Setubuhi Pelaku.

David kemudian menakuti Korban dengan mengatakan jika korban menolak berhubungan Intim Maka, Korban akan mengeluarkan Ulat,” Ujar Aiptu Anam

Aiptu anam kemudian membeberkan, Pada bulan Juli Korban mengaku disetubuhi sebanyak 1 kali dan bulan September sebanyak 2 kali.

Kejdian ini pun dilaporkan Orang tua Korban Kepolisi dengan Nomor; LP/B/32/XII/2021/SPKT/Sekpanbar/Res RN/Polda NTT Terrabggal 21 Desember 2021

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.