Menang Lawan Incumben di Pilkades Adonara, Herlina Diaz Malah Mengajukan Surat Pengunduran Diri -->

Menang Lawan Incumben di Pilkades Adonara, Herlina Diaz Malah Mengajukan Surat Pengunduran Diri

Patung Bernyawa
Selasa, November 09, 2021

    Saat Semua Cakades ingin menjadi Kepala Desa, Seorang Perempuan yang menang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Adonara, Flores Timur Malah memilih mengundurkan diri dari Kades.

    Herlina Nikolona Diaz

    Harianflobamora.com-sebanyak 118 Desa di Kabupaten Flores Timur telah melaksanakan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sejak Sabtu 16 Oktober yang lalu.

    Namun Ketika semua Calon Kepala Desa Bertarung untuk memenangkan Pertarungan, ternyata ada Calon Kepala Desa (Cakades) yang ikut bertarung hanya untuk memenuhi persyaratan

    Hal itu dilakukan Agar Desanya tetap melaksanakan Pemilihan Kepada Desa karena Regulasi mengatur tidak di perbolehkan mengusung Calon Tunggal.

    Harlina Nikolona Diaz yang bertarung sebagai Cakades Perempuan di Desa Wure, Kecamatan Adonara Barat Kabupaten Flores Timur tidak menyangka dirinyalah yang terpilih menjadi Kades.

    Tidak pernah terbesit dalam Pikirannya untuk mendapatkan Suara terbanyak, terlebih orang yang menjadi lawannya adalah Petahana yang menjadi Kades!Sebelumnya.

    Bahkan dalam beberapa Kesempatan, Herlina mengaku kepada Masyarakat jika Dia menjadi Calon Kades hanya untuk menyelamatkan Desa Wure agar tetap melaksanakan Pilkades.

    Siapa Sangka, Dia malah menjadi pemenang dengan 213 Suara atau selisih 20 suara dari Sang Incuben yang mendapatkan 190 Suara.

    Melansir dari Pos-Kupang.com, Herlina mengaku, ada 21 calon yang ikut saat tahap penjaringan, namun hanya 3 yang memasukkan Berkas.

    Awalnya saya mau mundur, tapinsehari seblum penetapan satu Calon Mudur. sisa Kami 2 Orang. Terpaksa saya diminta bertahan untuk menyelamatkan Pilkades. Soalnya kalau Calon tunggal tidak bisa,” Ujar Herlina Seperti di Kutip dari Pos-Kupang (9/11/2021)

    Karena hanya sebagai pelengkap, Herlina mengatakan tidak pernah melakukan Sosialisasi ataupun Kampanye.  Herlina juga hanya memaparkan satu Misi saat proses pemaparan Visi Misi di Kantor Desa.

    Misi saya cuman satu yakni menyelamatkan Masyarakat. Saat pemaparan, Masyarakat bertanya, Maksud dari meyelamatkan itu apa?, meyelamatkan agar Pilkades ini berjalan Baik.

    Karena tidak bisa calon tunggal. Saya jawab jujur didepan masyarakat bahwa saya hanya sebagai pelengkap,” Lanjut Herlina

    Meski begitu, Masyarakat malah bersimpati dan memilih Herlina Sebagai Kades mereka di TPS mengalahkan Incumben yang diketahui sangat berambisi menjadi Kades kembali.

    Saya tidak sangka dipilih Masyarakat. Apalagi lawan saya adalah Incumben,” Ujar Herlina Kepada Media.

    Setelah tahu dirinya menang dan terpilih, Herlina langsung membuat surat pengunduran diri ke Bupati Flores Timur.

    Herlina berlasan bahwa dirinya belum siap mengemban tugas menjadi seorang Kepala Desa, terlebih Dia maju bukan untuk bertarung melainkan hanya agar Desanya bisa Ikut Pilkades.

    Pemda minta tunggu sampai pelantikan dulu, baru bisa mengundurkan diri, mental jadi Kades belum bisa, mungkin 5 tahun lagi baru bisa.

    Dalam rumah tangga saja belum beres. Apalagi hadapi Masyarakat, sekarang saya Jalani saja dulu,” Ungkap perempuan yang Akrab di panggil Natalia ini.