Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kota Kupang Tanam Pohon Pisang di Jalan Raya -->

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kota Kupang Tanam Pohon Pisang di Jalan Raya

Patung Bernyawa
Kamis, November 25, 2021

    Harianflobamora.com-Masih banyaknya Ruas jalan di Kota kupang yang Hingga kini belum di perbaiki pemerintah.

    Lokasi Jalan Rusak di Kelurahan Fatululi, Kota Kupang (Sumber Foto, Facebook)

    Hal itu yang membuat beberapa Warga di RT41,42 dan 46, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang melakukan Aksi Tanam Pohon Pisang dan Pohon Kelor di Jalan Raya.

    Melansir dari Pos-Kupang.com, Aksi beberapa Warga ini dilatarbelakangi karena kesal terhadap sikap Pemkot Kupang yang tak kunjung memperbaiki Jalan mereka.

    Terlebih saat ini sudah memasuki ahir tahun dimana curah hujan sangat tinggi dan Genangan Air terjadi dimana-mana.

    Seperti Dietahui dari beberapa Postingan Warganet di Media Sosial Facebook, Aksi Warga ini dilakukan pada Kamis 25 November 2021 pagi dijalan menuju SD Oebobo

    Salah Seorang Warga bernama Ferdinandus Nono menjelaskan, Kondisi jalan sangat membahayakan Para pengguna Jalan

    Sudah Empat tahun seperti ini. Kalau Musim hujan pasti genangan Naik,” Ujar Ferdinandus Nono seperti melansir Pos-Kupang.com Kamis (25/11/2021)

    Ferdinandus mengatakan, Jalan di tempatnya berlubang dengan Genangan Air setinggi hampir 50 cm dan sudah memakan banyak Korban.

    Menurutnya, Masalah jalan rusak itu sebelumnya sudah di laporkan ke Ketua RT dan dilanjutkan ke Pihak kelurahan serta Dinas PUPR.

    Bahkan menurut Ferdinandus, Pihak kelurahan dan PUPR sudah meninjau Lokasi namun hingga kini belum ada Tindak lanjut.

    Ia menyebutkan, Akibat Kondisi Jalan itu, Warga yang biasa melintasi Jalur tersebut terpaksa memutar jauh untuk menghindari Genangan Air

    Sementara itu Warga lain bernama Yeremias Leoanak mengaku, dirinya sempat melihat beberapa Pengendara yang jatuh karena jalan Rusak dan tergenang air tersebut.

    Ada yang Jatuh Hingga Keseleo. Ada juga yang jatuh dengan (Muatan) Beras hingga terendam air,” Ujar Yeremias

    Dia mengatakan, Jika hujan turun maka genangan Air di jalan itu akan meluap hingga masuk ke rumahnya. Sehingga dia terpaksa membuat lubang resapan sendiri untuk menghindari air masuk ke dalam Rumah.

    Saya terpaksa buat lubang resapan, sehingga air tidak meluber ke rumah saya,” Ujar Yeremias.

    Selain menanam Pohon Pisang dan Kelor, Warga juga membuat aksi lain seperti menebar ikan lele kemudian memancingnya kembali.

    Aksi itu sebagai bentuk Kekesalan Warga terhadap Pemerintah Kota Kupang yang tidak memperdulikan Nasib mereka dan para pengguna Jalan.