Tak Terima Motornya Dipindahkan, 3 Pemuda Asal NTT di Bali, Memukul dan Mencuri Barang Korban

3 Pemuda Asal NTT yang menganiaya Seorang Driver Ojek Online di Bali karena tidak terima Motornya dipindahkan, ahirnya di tangkap Polisi.

Pelaku Penganiayaan dan Pencurian di Bali Setelah ditangkap Polisi

Berita-Harianflobamora-Aksi pengeroyokan yang dilakukan 3 Pemuda asal NTT terjadi di Jalan Diponegoro, Denpasar Selatan, Bali karena hal Sepele.

Pasalnya, 3 Pemuda itu Tak terima Motornya dipindahkan oleh seorang Driver Gojek karena mengahalangi jalan masuk Ke Kos.

Namun, ketiganya malah memarahi si Driver Gojek dan melakukan pengeroyokan hingga korban menderita luka yang cukup serius.

Bukan hanya itu, Tas yang berisi barang-barang milik Korban pun dibawa Kabur ketiga pelaku Seusai melakukan pemukulan.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, AKP Hadimastika Karsito Putro menerangkan, peristiwa itu dialami Driver Ojek Online (Gojek) bernama Arifin Zainal (34), Pada Selasa (29/9/2021) lalu.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WITA, saat Korban pulang Usai berkerja sebagai Driver Ojol ke Kosnya di Jalan Diponegoro, Gang VIII Kubu Dayuh, Banjar Ambengan, Denpasar Selatan.

Saat tiba di Pintu masuk Kos, dia melihat Motor Ketiga pelaku menghalangi jalan masuk. Arifin lalu berinisiatif menegur tapi pelaku malah menantang Arifin untuk menabrak motor mereka.

Korban menegur mereka agar memindahkan Motor, tapi ditanggapi ketus oleh para pelaku,” Jelas Hadimastika

Arifin yang mengur, Lanjut Kanit Reskrim Denpasar Selatan ini Justru ditantang untuk menabrak motor mereka (Pelaku). Namun Arifin memilih Sabar dan memindahkan sendiri motor yang mengahalangi jalan tersebut.

Melihat Arifin yang nekat memindah Motor, Ketiga pelaku itu pun marah, tapi lagi-lagi Arifin tidak meladeni ketiganya dan memilih masuk ke Kamar Kos.

Akan tetapi, Ketiga pelaku mengikuti arifin dari belakang dan langsung melakukan pemukulan yang di susul dengan sebuah tendangan.

Tak berhenti disitu, para pelaku kemudian menarik paksa Tas Korban yang berisi barang-barang pribadi dan uang tunai lalu melarikan diri.

Mereka (pelaku) di TKP karena ada salah satu temannya yang Kos disana. korban dipukul matanya hingga berdarah, Kepala belakang Benjol, Seluruh Tubuh sakit dan kehilangan Tas berisi Dompet, HP, Kartu ATM, STNK, dan uang Tunai Rp 300 ribu,” lanjut Hadimastika

Menurut Hadi, akibatnya Korban mengalami kerugian mencapai Rp 4 Juta rupiah. Setelah kejadian, Korban yang dibantu Warga sekitar mendatangi Polsek untuk melaporkan kasus penganiayaan serta pencurian tersebut.

Tanpa membuang-buang waktu, Polisi dari Tim Opsonal Reskrim Polsek Denpasar Selatan pun langsung mendatangi TKP dan berhasil mengamankan 1 Pelaku bernama Daniel Tamo Ama sementara 2 lainnya berhasil Kabur.

Dari penangkapan 1 pelaku itu, Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk menyelidiki keberadaan kedua temannya yang lain.

Kemudian pada Rabu (29/9), Polisi mendatangi Tempat kerja pelaku tetapi pelaku tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

Polisi kemudian menghimpun Informasi dari rekan Kerja pelaku dan berhasil mengidentifikasi lokasi pelaku Faris Horison Umbu Pati (28) dan diamankan hari itu juga.

Selanjutnya pelaku Ketiga yakni Daniel Timbu, diamankan di Kosnya Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung.

Berdasarkan Hasil pemeriksaan, Ketiga pelaku sama-sama berasal dari Sumba, Nusa Temggara Timur (NTT) dan ketiganya berprofesi sebagai Buruk Proyek.

Pelaku mengakui perbuatannya melakukan pemukulan, serta mengambil barang milik Korban karena pelaku tersinggung oleh kata-kata Korban,” Tutup AKP Hadimastika

Akibat Perbuatannya, Ketiga pelaku di jerat dengan Pasal 365 dan 170 KUHP tentang pencurian yang di dahului kekerasan dengan Hukuman Penjara paling Lama 12 Tahun.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.