Halaman Facebook

Suami Rela Jadi TKI di Malaysia, Istri Malah Selingkuh Dan Meninggal Setelah Melahirkan Anak Hasil Hubungan Gelap

Suami sibuk mencari uang sampai rela menjadi TKI di Malaysia, Istri malah selingkuh hingga hamil 9 bulan dan meninggal 2 Jam setelah melahirkan anak hasil hubungan Gelap.

Kodisi Korban saat Hendak di Evakuasi Polisi

Berita-Harianflobamora-Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) MJAN (38), di kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang-NTT tewas setelah melahirkan Bayi hasil hubungan gelapnya, pada (13/10/2021).

Ia tewas 2 jam pasca melahirkan karena mengalami pendarahan hebat saat di tolong oleh seorang dukun beranak bernama MS alias Marselina (59) dari Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

MJAN diketahui hamil dari hasil hubungan gelap dengan pacarnya bernama HV alias Hendrikus (30), Warga RT 01/RW01, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Korban sendiri sebelum meninggal masih memiliki Suami yang sedang bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Melansir dari Pos-Kupang.com, Informasi di peroleh selasa 12 Oktober 2021 Sekitar pukul 14.00 Wita. Kejadian bermula saat korban mendatangi rumah terduga pelaku, Marselina yang merupakan Dukun beranak untuk melakukan proses persalinan.

Saat itu, Korban sempat tinggal di rumah terduga pelaku sambil menunggu hari persalinan. Setelah sampai malam 12/10, Pukul 20.00 Wita, Perut Korban terasa sakit sebagai tanda bahwa waktu melahirkan telah tiba.

Korban kemudian menghubungi Hendrikus sebagai pacar gelapnya agar datang ke rumah Marselina untuk menyaksikan proses persalinan.

Selanjutnya, Pelaku segera melakukan proses persalinan dengan cara-cara yang terbilang sangat tradisional hingga ahirnya Korban berhasil melahirkan seorang cabang Bayi dengan selamat pada Rabu (13/10/2021) dini hari pukul 01.00 Wita

Akan tetapi, berselang 2 jam pasca persalinan, Korban malah menghembuskan nafas terahir sekitar pukul 03.00 Wita diduga karena mengalami pendarahan Hebat.

Korban dan Hendrikus menjalin hubungan terlarang, karena korban masih mempunyai suami sah yang saat ini menjadi TKI di Malaysia,” Ujar Kasubag Polres Kupang, AKP Simon Seran Seperti dikutip dari Pos-Kupang.com pada Jumat (15/10/2021)

Simon menjelaskan, Pelaku diduga sudah menjadi dukun beranak selama 13 tahun dan sudah menolong banyak ibu yang melahirkan.

Saat di Interogasi Polisi, Pelaku mengaku jika dirinya baru pertama kali ini menolong Ibu yang melahirkan dan ada Korban Jiwa.

Pelaku juga menurut Simon, tidak memasang Tarif untuk Para Pasien yang di tolongnya. “Pelaku bersedia di bayar berapa saja berdasarkan keiklasan pasien,” Lanjut Kasubag Humas Polres Kupang, AKP Simon Seran.

Setelah mendapat laporan, Polisi langsung mendatangi Lokasi kejadian dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, Polisi juga mengamankan barang bukti serta mengevakuasi korban ke rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk Proses Otopsi.

Penyidik sudah menginterogasi terhadap saksi-saksi dan terduga pelaku,” Tambah  AKP Simon.

Marselina dianggap lalai dalam proses persalinan yang mengakibatkan Korban meninggal dunia.

Sementara itu, untuk Bayi yang dilahirkan Korban, Kondisinya masih dalam keadaan Hidup dan saat ini sudah berada di Rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.