Lapor Polisi Usai Dibacok OTK, Rumah Petani di Kupang Malah Terbakar, Diduga Dibakar Pelaku -->

Lapor Polisi Usai Dibacok OTK, Rumah Petani di Kupang Malah Terbakar, Diduga Dibakar Pelaku

Patung Bernyawa
Selasa, Oktober 19, 2021

    Nasib Sial dialami sorang petani di Kupang-NTT, Usai melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya ke Polisi, Rumahnya malah terbakar hingga ludes.

     Korban (Foto Istimewas)

    Harianflobamora.com-Frans Tumeluk (65) menderita kerugian puluhan juta rupiah usai menderita luka akibat ditebas dengan sebilah parang oleh seorang yang tak di kenal pada kamis malam lalu.

    Pasalnya, rumah milik Frans yang terletak di lokasi persawahan Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur itu, tiba-tiba terbakar hingga menghanguskan seisi rumah pada (18/10/2021) Malam.

    Kebakaran rumah ini pun dinilai oleh polisi masih memiliki kaitan dengan kasus pembacokan yang dialami Fran pada Kamis malam lalu.

    Melansir dari Digtara.com, Kapolsek Kupang Timur Iptu Viktor H Saputra, SPI., MSi, menduga kebakaran rumah tersebut masih merupakan rentetan dari kasus penganiayaan yang dialami korban Frans Tumeluk pada kamis lalu.

    Diketahui, Sebelum Frans dibacok orang tak dikenal (OTK), telah terjadi penyerobotan lahan yang dilakukan oleh aliansi Garuda Sakti.

    Organisasi yang di komandoi oleh Daniel Neolaka tersebut dituduh kerap melakukan penyerobotan lahan-lahan milik Warga yang sudah bersertifikat untuk dibagikan kepada Warga Ex Tim-tim.

    Hal itulah yang kemudian menjadi pemicu perselisihan antara Warga hingga berujung pada tindakan Kriminal ahir-ahir ini.

    Kronologi Kejadian

    Pada pukul 19.00 WITA, Julius W. Pellandou (52), Warga yang sekampung dengan Korban mendapat telepon dari Eman Fallo yang melaporkan Dumah Milik Frans terbakar

    Julius kemudian langsung menghubungi Kapolsek Kupang Timur Iptu Biktor H Saputra, guna melaporkan kejadian.

    Kapolsek dan Ka SPKT II Bripka Martisebel Bonbalan beserta Anggota piket yang lain langsung menuju rumah Frans di Daerah persawahan Desa Manusak, Kupang Timur

    Sampai di lokasi, ternyata polisi tidak menemukan pemilik rumah karena Rumah itu bukan rumah yang biasa ditinggali Korban.

    Ahirnya Polisi memutuskan untuk menuju ke rumah tinggal Frans untuk meminta keterangan dan saat bersamaan Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Wahyu Agha Septian SIK, juga Tiba di Lokasi.

    Frans menuturkan, Akibat kebakaran tersebut, dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

    Kerugian yang dialami berupa puluhan Sak Semen, Kayu Untuk membangun rumah, 30 Kursi plastik, kasur, pakian serta 30 liter bahan jenis solar dan peralatan Dapur.

    Polisi menduga, rumah itu sengaja dibakar dan masih berkaitan dengan kasus pembacokan yang diderita Frans pada kamis malam (14/10) lalu.

    Seperti diketahui sebelumnya Frans Tumeluk (65) diduga dibacok oleh OTK di rumah tinggalnya di RT 02/RW01, Desa Pukdale, Kupang Timur, Kamis (14/10/2021) Malam.

    Frans mengaku, sebelum kejadian, dirinya sedang mandi. Sesaat kemudian sesorang datang dan menanyakan siapa yang berteriak-teriak.

    Lalu Korban menjawab bahwa yang yang berteriak adalah Yos dan Emu berteriak agar jangan memukul pintu saluran air

    Kedua orang yang sebutkan Korban tersebut berteriak karena melihat seseorang yang memukul-mukul pintu saluran Air.

    Mendengar jawaban Korban, pelaku sepertinya tidak puas dan langsung memotong beberapa kabel bola lampu listrik yang di luar rumah serta memukul pintu belakang mobil yang sedang parkir.

    Korban pun menghampiri pelaku dengan maksud menegurnya, namunpelaku malah melempar korbna dengan sebatang besi dan melarikan diri.

    Saat itu, Korban berusaha mengejar pelaku. Tetapi setelah kembali lagi kerumahnya, Korban mendapati seseorang telah melakukan pengrusakan terhadap perabotan rumah milik korban.

    Korban yang kesal dengan tindakan pelaku kemudian mencoba menanyakan alasan pelaku melakukan pengrusakan, namun pertanyaan itu di sambut dengan ayunan sebilah parang oleh pelaku hingga mengenai lengan kiri korban.