Langgar Kode Etik, 13 Anggota Polisi di NTT Dipecat Secara Tidak Hormat, Ada Yang Karena KDRT -->

Langgar Kode Etik, 13 Anggota Polisi di NTT Dipecat Secara Tidak Hormat, Ada Yang Karena KDRT

Patung Bernyawa
Selasa, Oktober 12, 2021

    13 Anggota Polisi di Jajaran Polda NTT diberhentikan secara tidak Hormat karena berbagai kasus, Mulai dari Tidak masuk kantor berbulan-bulan hingga kasus Asusila.

    Prosesi Pemecatan Anggota Polisi Jajaran Polda NTT.

    Berita-Harianflobamora-Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH.,M.Hum baru saja memberhentikan dengan tidak hormat ((PTDH) terhadap 13 Orang anggota Polisi, Pada Senin (11/10/2021) Kemarin.

    Pemberhentian 13 Anggota Polisi di jajaran Polda NTT itu di sebabkan oleh berbagai kasus, Mulai kasus Asusila, Disersi, hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

    Melansir dari tribratanewsntt.com, Polda NTT memberhentikan 13 anggota polisinya secara simbolik yang diwakili oleh Briptu AT, Jabatan BA Ditmas Polda NTT.

    “12 Persolnel lainnya dilakukan upacara pemberhentian  tidak dengan hormat secara serentak di polres jajaran yakni, Polres Kupang Kota, Polres Kupang, Polres TTS, Polres TTU, Polres Belu, Polres Flotim, Polres Lembata, Polres Sikka dan Polres Alor,” Jelas Kapolda NTT

    Menurut Kapolda, Pemberhentian tidak dengan Hormat  yang dilaksanakan ini merupaka salah sati Wujud dari realisasi Komitmen Pimpinan Polri dalam memberikan hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran Kode Etik Polri maupun Pidana.

    Daftar 13 Polisi Yang Diberhentikan

    Berikut ini adalah Rincian ke-13 Polisi yang diberhentikan Kapolda NTT secara Simbolik di Polda NTT, Senin (11/10/2021) kemarin

    1. Briptu Anggryd Tefbana dari Polda NTT

    2. Aipda Syafrudin Ali dan Brigpol Kanisius Ujan Anggota Polisi dari Polres Lembata

    3. Brigpol Yudi Atmoko dan Banit Turjawali dari Sat Sabhara Polres Belu

    4. Brigpol John Rupiasa dan Brigpol Yohanses Efni H Nani, Anggota Polres TTU

    5. Bripda Dadang Dei Aryanto, Anggota Polisi Polres Flores Timur

    6. Bripka Zeth Andreas Blegur, Anggota Polisi Polres Kota Kupang

    7. Brigpol Muhamad Latifudin Pukungan, Anggota Polisi Polres Sikka

    8. Brigpol Rabidin Ali Anggota Polisi dari Polres Alor

    9. Bripda Eduardo Budiman Nubatonis Anggota Polisi dari Polres TTS

    10. Bripda Sepri Yufenti Siki Anggota Polisi dari Polres  Kupang

    Lebih lanjut Kapolda NTT mengatakan, Keputusan Pemecatan 13 Anggota Polisi itu tidak diambil dalam waktu Singgkat.

    Keputusan itu penuh pertimbangan dan dengan senantiasa berpedoman kepada Koridor hukum yang berlaku yang sudah tertuang di dalam Undang-undang.

    Saya berharap kepada seluruh personil Polda NTT dan Jajaran, Secara Pribadi maupun atasnama Pimpinan pastinya berharap untuk tidak ada lagi upacara seperti ini di waktu yang akan datang,” Lanjut Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif

    Untuk itu mari kita Ambil Hikmah serta pelajaran dari upacara PTDH ini, jadikan Intropeksi diri dan cerminan agar bisa menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku,” Tutup Kapolda NTT