11 Polisi Ditangkap Karena Jual Kembali Barang Bukti Sabu Hasil Tangkapan Ke Gembong Narkoba -->

11 Polisi Ditangkap Karena Jual Kembali Barang Bukti Sabu Hasil Tangkapan Ke Gembong Narkoba

Patung Bernyawa
Sabtu, Oktober 02, 2021

    Awalnya ada 76 Kg sabu yang berhasil diamankan, namun hanya dilaporkan 57 kg ke Kasat Polair Tanjungbalai, Ternyata 12 kg lagi di jual kembali oleh 11 polisi.

    Saat Polisi Aman Sabu Tak Bertuan di Kapal Kayu

    Harianflobamora-Sebanyak 11 Anggota Polisi di Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut) terlibat penjualan kembali Sabu-sabu hasil tangkapan.

    Kini sejumlah Polisi yang berpangkat Bintara sampai Perwira tersebut ditahan di Lapas Kelas IIB di Pulau Simardan setelah kasusnya ditangi Kejari Tanjungbalai.

    Kejari TBA Menerima pelimpahan tahap II dari Polda Sumut. Ada 11 Polisi yang bertugas di Polairud dan dari Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai,” Jelas Kasi Intel Kejari TBA, Dedi Saragih, Jumat (1/9/2021) Seperti melansir Kompas.com

    Menurutnya, Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti telah selesai. Sehingga dalam Waktu dekat, Kasus itu akan di Limpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungbalai

    Kronologi Terbongkarnya Kerja Sama Polisi dan Gembong Narkoba

    Terbongkarnya kasus Narkoba yang melibatkan 11 Polisi dari Polairud dan Sat Narkoba Polres Sumut ini berawal pada tanggal 19 Mei 2021 lalu.

    Saat itu, Menurut Dedi, ditemukan satu Unit Kapal Kayu yang di dalamnya terdapat 76 Bungkus Narkoba Jenis Sabu. Untuk 1 Bungkusnya seberat 1 Kg

    Anggota Polisi dari Polairud bernama Khoirudin, Syahril Napitupulu dan Alzuma Delacopa melakuan pengamanan terhadap Barang Bukti

    Atas temuan tersebut, Khoirudin melaporkan kepada Togap Sianturi selaku Kasat Polairud. Kemudian akibat laporan tersebut, Togap memerintahkan tersangka Juanda, Hendra, John Erwin (Anggota Polisi) Untuk berangkat menuju Lokasi,” Ujar Dedi

    Dedi melanjutkan, Setelah Sampai di Lokasi, Barang Bukti kemudian dibawa menuju Kantor Polairud Tanjungbalai.

    Namun diperjalanan, Tuharno yang merupakan Anggota Polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, memindahkan 13 Bungkus Sabu kedalam sebuah Karung Goni

    Kemudian Tuharno menyuruh Hendra menyimpan Sabu tersebut di lemari penyimpan Minyak Kapal,” lanjut Dedi

    Kemudian Tuharno bersama Khoirudin, dan Syahril Napitupulu sepakat untuk menyisihkan 6 Kilo gram sabu untuk dijual

    Selanjutnya, Tuharno menghubungi Kamit Narkoba Polres Tanjungbalai, Waryono dengan kesepakatan akan dijual sebagai uang rusa dan disimpannya,” Kata Dedi

    Diketahui, dari 6 Kg Sabu tersebut, dibayar oleh seorang tersangka Tele (DPO) dengan harga Rp 250 juta yang dibayarkan ke Waryono

    5 Kg Sabu dijula 1 Miliar

    Selain menjual ke tersangka Tele, ternyata Waryono juga menjual 5 Kg Sabu lainnya kepada Boyot dengan Harga 1 Miliar

    Dari 76 Kg Sabu yang ditemukan, hanya 57 kg yang dilaporkan ke Kasat Polairud Tanjungbalai dan 19 Kg lainnya di jual untuk keuntungan Pribadi.

    Sementara 13 Kilogram lainnya yang diambil Tuharno dijual kepada tersangka Sawaluddin, Adi Iswanto, Iswanto Tanjung, masing-masing 1 Kg dengan harga Rp 550 juta,” Ujar Dedi lagi

    Akibat perbuatannya, ke-14 tersangka yang diantaranya  11 Bintara sampai Perwira polres Tanjungbalai tersebut disangkakan dengan pasal 114 ayat (2), Subsidair pasal 112 ayat (2), Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika