UU Larangan Merokok Saat Berkendara Telah Terbit, Denda Rp750 Ribu Bagi Yang Melanggar -->

UU Larangan Merokok Saat Berkendara Telah Terbit, Denda Rp750 Ribu Bagi Yang Melanggar

Patung Bernyawa
Senin, September 27, 2021

    Larangan Merokok Bagi pengendara Sepeda Motor di jalan Raya resmi di terbitkan oleh Menteri Perhubungan dalam Permenhub Nomor 12 tahun 2019 dengan Denda Maksimal Rp750 ribu bagi yang melanggar

    Foto Ilustrasi.

    Berita-Harianflobamora-Diretorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan penindakan terkait larangan merokok terhadap pengendara sepeda Motor sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019.

    Berkaitan dengan itu, Polisi akan menjerat pelanggar dengan pasal 283 Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, dengan denda paling banyak Rp750 ribu.

    Diketahui, Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 12 tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk lepentingan masyarakat mengatur larangan merokok kepada pengendara sepeda motor.

    Aturan itu tertulis pada pasal 6 huruf c yang berisi "pengemudi dilarang merokok dan melakukan Aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor"

    Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembina dan Penegak Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir mangatakan Pihaknya telah melakukan penindakan terhadap penggendara sepeda motor yang mengemudi sambil merokok.

    "pasal pelanggar yang ada adalah pasal 283 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009," Ujar Kompol M Nasir seperti melansir beritasatu.com, Senin (27/9/2021)

    Meski sudah menerapkan aturan larangan merokok bagi pengendara Sepeda Motor, Namun M Nasir mengungkapkan belum mendata secara akurat tentang berapa total pelanggar yang sudah ditindak.

    "Untuk Spesifikasi Pelanggar larangan larangan merokok belum didatakan akurat tetapi hasil tilang terkait pasal 283 sebanyak 652 berkas pada bulan maret lalu," Ungkap Nasir

    Untuk diketahui, dibawah ini bunyi lengkap pasal 283 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 sebagai berikut,

    "setiap orang yang mengemudi kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau di pengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebgaiamana dimaksud pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (Tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah),"