Sesaat Sebelum Banjir Menerjang Inerie Ngada, Yang Menewaskan Wanita Hamil 7 Bulan dan Suaminya -->

Sesaat Sebelum Banjir Menerjang Inerie Ngada, Yang Menewaskan Wanita Hamil 7 Bulan dan Suaminya

Patung Bernyawa
Sabtu, September 04, 2021

    Harianflobamora-Banjir yang menerjang Kampung Malapedho, Kecamatan Inerie, Kabuapaten Nagada Jumat (3/9/2021) Cukup menyita perhatian Masyarakat NTT.

    Kobar Maria Goreti dan Sumainya Mikael Jekot

    Pasalnya, Banjir itu datang disaat kebanyakan Daerah di NTT mengalami Musim kemarau dan belum pernah diperkirakan BMKG sebelumnya.

    Terlebih, Banjir itu terjadi di Sebuah sungai yang bahkan jarang mengalami Banjir Bandang meskipun ketika sedang musim Hujan.

    Banjir yang terbilang langkah itu pun sampai saat ini dikabarkan sudah menelan 2 orang Korban Jiwa, Yakni Seorang Bocah berumur 4 tahun bernama Milka Tuna dan Seorang wanita bernama Maria Goreti Dhiu (38) yang sebelumnya dikabarkan Menghilang bersama Suaminya, Mikael Jekot.

    Meski Hanya hanya menelan sedikit Korban Jiwa, namun, bagi Keluarga Korban yang ditinggalkan peristiwa merupakan duka yang sangat mendalam

    Karena Seperti diberikan beberapa media sebelumnya, Maria Goreti Dhiu menjadi Korban Banjir dalam keadaan Hamil 7 Bulan. Duka juga semakin terasa karena suaminya hingga Kini belum di temukan.

    Jika dihitung dan Mudah-mudahan itu tidak pernah terjadi, bahwa Korban Banjir Inerie sejumlah 4 Orang termasuk janin yang di kandung Maria dan Suaminya.

    Penuturan Saksi sebelum Maria dan Suaminya Menghilang

    Bernardus Mau yang juga kepala BPD Desa Inerie menuturkan, saat kejadian, dirinya berada dilokasi. Sebelum kejadian Bernardus sempat meminjamkan Senter kerumah Mikael Jekot untuk melihat keadaan Air sungai

    Tak beberapa lama Usai mengembalikan Senter, Bernardus mendengar suara Gemuruh seperti Kendaraan Excavator yang sedang melintas

    "Saya kaget dan keluar rumah langsung menuju rumah Milka dan neneknya. Orang tuanya sedang ikut acara 40 malam keluarga yang meninggal," Tutur Bernardus

    Menurut Bernardus, Setelah kejadian, Milka Sempat di tolong dan bernapas selama 1 jam Lamanya sebelum ahirnya meninggal dunia.

    Bernardus juga menuturkan, Korban Maria Goreti Dhiu hanya tinggal berdua dengan Sumainya. Sementara untuk Kerusakan yang dialami, Bernardus menjelaskan, total Ada 5 Rumah yang dinterjang Banjir dari 24 orang Warga.

    "Sunggu sedih kejadian ini, Sungguh tak disangka kejadian ini. Kita Do,akan Sudara Makael Jekot segera ditemukan," Pinta Bernardus

    Selain Memakan Korban Jiwa, Banjir Juga diketahui telah merusak jaringan Air bersih serta memutuskan akses Jalan, sehingga Jalur penghubung Desa Ineria ke Desa-desa lainnya putus Total.