Sempat Ditolak Polsek dan Polres Kupang, Korban Pengrusakan Rumah Oleh Preman Suruhan Melapor Ke Polda NTT -->

Sempat Ditolak Polsek dan Polres Kupang, Korban Pengrusakan Rumah Oleh Preman Suruhan Melapor Ke Polda NTT

Patung Bernyawa
Kamis, September 02, 2021

    Harianflobamora-Nasib Naas Menimpa dua keluarga di Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang NTT, Rabu (1/9/2021)

    Melkianus Tosi dan Milka Banu-Tameno

    Rumah mereka tiba-tiba di datangi Segerombolan Preman dan melakukan pengancaman dengan senjata Tajam, melakukan Pengurusakan serta pencurian

    Kejadian itu sendiri terjadi sekitar Jam 10.00 Pagi, diduga Tanah yang ditempati Korban bernama Melkianus Tosi dan Milka Banu-Tameno bukanlah milik mereka sendiri.

    Hal itu diketahui berdasarkan penuturan Korban yang mengaku Preman-preman yang datang melakukan pengrusakan karena di Suruh Seorang bernama Ayub Tosi.

    Kuasa Hukum Korban Bandri Jerry Kackob, SH menuturkan Korban di datangi sekitar 50 orang, menggunakan senjata Tajam untuk menyuruh Kliennya meninggalkan tempat tersebut.

    "Pada selasa 1 september 2021, Rumah Klien saya dimasuki preman sekitar 50 orang yang datang menggunakan senjata Tajam untuk menyuruh klien saya keluar dari Rumah dan mengaku bahwa mereka di suruh oleh saudara Ayub Tosi," Ijar Jerry Jackob seperti melansir koranntt.com, Kamis (2/9/2021)

    Jerry menyebutkan, Usai menguasai Rumah milik Korban, Sore harinya Para preman melakukan tindakan pencurian dengan mengambil sejumlah Barang Milik Korban

    "Jadi setelah menguasai Rumah, Mereka mengambil barang milik Kien saya berupa uang Rp 25 Juta, Motor dan Ternak Milik Klien saya," Lanjut Jerry

    Mengetahui peristiwa tersebut, Lanjut Jarry, Kliennya langsung mendatangi Polsek Kupang Tengah untuk melaporkan kejadian.

    Akan tetapi Polsek Kupang Tengah mengarahkan Korban ke Polres Kupang dengan alasan Kasus yang di tangani merupakan Kasus besar jadi harus di Tangani Polres

    Setelah Sampai di Polres Kupang, Korban menyampaikan Laporannya, Namun oleh Polres Malah menolak Laporan tersebut dengan alasan Korban tidak memiliki Sertifikat atas Tanah yang di Tempati.

    "Sehingga Klien saya diarahkan ke Polres Kupang. Namun Polres Kupang juga tidak menerima Laporan, dengan alasan Klien saya tidak memiliki Sertifikat.

    Saya merasa sangat Kecewa dengan Konerja Polres Kupang, Karena mereka tidak menerima menindaklanjuti laporan yang dilakukan oleh klien saya," Jelas Jerry Jackob

    Menurut Jerry, Polres Kupang harusnya menerima Laporan Kliennya karena laporan yang mereka sampaikan terkait Tindak Pidana Bukan Perdata.

    "Yang dilaporkan itu Masalaha Pidana. Bukan Perdata. Sehingga polisi wajib menindaklanjuti sesuai Aturan. Sehingga hari ini kami datangi Polda NTT untuk membuat surat Laporan," Terang Jerry

    Jerry berharap, Polda NTT bisa menindaklanjuti Laporan Kliennya karena kasus tersebut sudah mengancam nyawa orang, terlebih dalam Rumah juga terdapat anak Kecil di bawah Umur yang Trauma terhadap Aksi Premanisme

    Selain Ke Polda, Jerry juga akan bersurat ke lembaga perlindungan Saksi dan Korban karena saat ini, Menurut Jerry, Klien belum bisa pulang ke rumah mereka akibat Rusak Berat.

    "Kami juga akan bersurat ke Lembaga perlindungan saksi dan Korban, karena Saat ini Klien Kami belum pulang ke rumah karena rumahnya rusak berat," Ujar Jerry Jackob