Perkembangan Terbaru Hasil Penyelidikan Polda NTT Terhadap Kasus Dugaan Pesta dan Video Kerumunan di Semau -->

Perkembangan Terbaru Hasil Penyelidikan Polda NTT Terhadap Kasus Dugaan Pesta dan Video Kerumunan di Semau

Patung Bernyawa
Kamis, September 02, 2021

    Harianflobamora-Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga kini masih mengusut video viral yang menujukan kerumunan di Pulau semau NTT, yang diduga merupakan Pejabat Tinggi Pemprov dan Kabuapten/Kota Se NTT.

    Tangkapan Layar HP Kegiatan di Pantai Otan Semau NTT yang di Hadiro Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

    Penyelidikan terhadap Video yang dituduh sebagai Pesta oleh beberapa Warganet dan Masyarakat NTT itu, sebelumnya sudah sudah di Konfirmasi oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B dan langsung membentuk Tim Khusus.

    Sejumlah Pihak pun mulai di mintai keterangan terkait Acara yang di hadiri oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi tersebut.

    "Polda NTT sejak awal terjadinya peristiwa tersebut telah bekerja dan membentuk Tim untuk mengusut Hal tersebut.

    Tim yang dibentuk telah melakukan klarifikasi kepada Panitia penyelenggara dan Satgas Covid-19 provinsi dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan peristiwa tersebut baik secara kelengkapan Administrasinya maupun pelaksanaannya," Tutur Kombes Rishian Krisna, seperti melansir dari Detiknews, Kamis (2/9/2021)

    Krisna menjelaskan, Dari hasil klarifikasi, Ada beberapa tahapan dalam penyelenggaraan acara tersebut. Karena itu Polisi hingga kini, masih mendalami kelalaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan di acara tersebut.

    "Hasil sementara tim di didapatkan bahwa ada beberapa tahapan, baik acara resmi dan acara tambahan, sehingga  perlu dilihat mana kelalaian dalam pelaksanaan prokes tersebut terjadi," Ujar Kombes Krisna

    Lebih lanjut Krisna menyampaikan, Polri sangat menghargai demokrasi dan aturan Hukum yang berlaku. Dia pun memastikan semua laporan terkait kasus ini, dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

    "Polri sangat menghargai demokrasi dan aturan hukum, semua pengaduan atau laporan masyarakat harus dilakasanakan pengkajian sehingga sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga memberikan aquality before the law kepada semua warga," Ungkap Kombes Krisna

    Kabid Humas Polda NTT ini juga menyampaikan, Pihak lnya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk meyelesaikan persoalan ini.

    Mengingat Satgas Covid-19 menjadi leanding Sector dalam penanganan kasus dan pelanggaran terhadap Protokol Kesehatan.

    "Dalam peristiwa kelalaian dalam pengawasan Prokes seperti ini maka yang dikedepankan adalah Satgas Covid-19, baik itu tingkat pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota sesuai tugas dan tanggung Jawab yang telah ditetapkan (sesuai) ketentuan yang berlaku," Lanjut Krisna

    Seperti diketahui sebelumnya, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B mengatakan, Pihaknya akan Membentuk Tim Untuk menyelesaikan persoalan.

    Dia juga mengatakan akan terus berkoordinasi dengan Pihak terkait untuk mempercepat penangan Kasus, yang diduga melanggar Prokes dan menciptakan kerumunan tersebut.

    Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soe sudah mengeluarkan pernyataan dan Membantah kegiatan di Pantai Wisata Otan Semau NTT sebagai sebuah Pesta dan melanggar Prokes

    Namun di Sisi lain, Wagub juga mengakui, terdapat acara tambahan setelah Acara Resmi selesai, dan Hal itulah menimbulkam Polemik di tengah Masyarakat.