Pembacaan Tuntutan Terhadap Terdakwa Kasus Keterangan Palsu Akan Dibacakan Besok -->

Pembacaan Tuntutan Terhadap Terdakwa Kasus Keterangan Palsu Akan Dibacakan Besok

Patung Bernyawa
Rabu, September 08, 2021

    Harianflobamora- Perkembangan Kasus Dugaan Tindak Pidana menghalang-halangi Penyidik dengan memberikan keterangan Palsu pada Kasus Pengalihan Aset Daerah di Labuan Bajo, Manggarai Barat sepertinya sudah akan memasuki Babak Ahir.

    Ali Antonius, SH, di Depan Pengadilan Tipikor Kupang
    (Foto By Pos-Kupang)

    Pasalnya, Ketiga terdakwa yakni Ali Antonius, Zulkarnaen Djudje dan Harun Fransiskus akan mendengarkan pembacaan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (9/9/2021).

     JPU Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Hendrik Tiip SH mengatakan, Sidang Kasus dugaan Tindak Pidana menghalang-halangi Penyidik, sesuai Jadwal akan di gelar kembali pada Kamis Besok (9/9/2021)

    Hendrik menjelaskan, Sidang akan dipimpin ketua Majelis Hakim yang mengadili yakni Fransiska Paula Da Silva Nino dengan Agenda Pembacaan Tuntutan untuk para Terdakwa

    "Kamis (9/9/2021) besok itu sidangnya kembali di gelar, dengan Agenda Pembacaan Tuntutan Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT," Jelas Hendrik seperti melansir Kriminal.co, Rabu (8/9/2021)

    Menurut Hendrik, Pihaknya sudah mempersiapkan segala keperluan yang akan dibacakan pada sidang besok.

    "Yang jelas bahwa tuntutan sudah disiapkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT)," Tambah Hendrik

    Dia berharap, Sidang yang sudah di Jadwalkan tersebut tidak mengalami kendala sehingga Pembacaan Tuntutan terhadap terdakwa dapat dibacakan Oleh JPU Kejati NTT

    Seperti diberitakan Sebelumnya, Kasus yang Melibatkan Pengacara Senior Ali Antonius ini sempat mendapat Angin segar dari Pengadilan Tipikor PN Kupang.

    Pasalnya, Waktu itu, Ali Antonius dan Dua Saksi lainnya diputuskan  tidak bersalah dan Bebas dari Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejati NTT, dalam Putusan Sela yang dibacakan Oleh Majelis Hakim Fransiska Paula Da Silva Nino.

    Namun, setelah menerima Putusan itu, Jaksa  Penuntut Umum Kejati NTT Melakukan Perlawanan Banding Ke Pengadilan Tinggi.

    Dalam Amar putusan Yang beredar, Majelis Hakim menyatakan menerima Perlawanan Banding Dari Jaksa Penuntut Umum dan membatalkan Putusan pengadilan Tipikor pada pengadilan Negeri Kupang Nomor 30/Pid.Sus-TPK/2021/PN.KPG