Pakar Hukum Pidana Menduga, Lapas Tangerang Sengaja Dibakar Untuk Hilang Barang Bukti

Opini-Harianflobamora-Besarnya Jumlah Korban tewas dalam peristiwa kebakaran LP Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) menjadi sorotan masyarakat bahkan Dunia.

Wawancara Pakar Hukum Pidana, Asep Iwan Iriawan

Berbagai Spekulasi dan Narasipun muncul di tengah-tengah masyarakat terkait keamanan dan Kondisi Lapas yang sudah Over Kapasitas juga mengenai peristiwa kebakaran yang berulang.

Pasalnya, LP kelas 1 Tangerang hanya mampu menampung 600 narapidana namum, jumlah Napi yang ada di LP tersebut tiga kali lebih banyak dari jumlah semestinya yakni 2.072 Napi.

Melihat Hal itu, Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan mengatakan, Pemerintah harus sangat Transparan mengungkap kasus ini.

Tidak hanya sebagai bentuk Tanggung Jawab terhadap keluarga Korban namun, juga mendapat solusi tuntas agar masalah serupa dapat di Hindari.

Dalam sebuah tayangan Video di Kanal Youtube Metro TV, Asep Iwan Iriawan bahkan mencurigai kemungkinan kebakaran terjadi bukanlah kecelakaan atau Arus Pendek Listrik melainkan sengaja di bakar.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menghilangkan Barang bukti atau buntut dari persaingan pengaruh Bandar-bandar Besar Narkoba.

"Yang pertama permasalahannya kan berulang, satu. Yang kedua kenapa berulang, selalu alasannya Over Kapasitas," Ujar Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan, Rabu (8/9/2021)

Tapi yang menarik perhatian, menurut Asep, Itu adalah Blok Narkoba, yang mana Blok Narkoba selalu berkaitan dengan Bandar, apalagi di tangerang dan Dekat dengan Ibu Kota

Namun, Asep berujar, Jika benar itu murni karena kebakaran atau Arus pendek, maka kelalaian itu harus ada pertanggungjawaban dari Pihak LP dan Petugas agar tidak terulang lagi.

"Mengingat penghuni Blok yang terbakar sebagian besar adalah terpidana kasus narkoba, di antara mereka ada terdapat Bandar-bandar atau anggota sindikat Lintas Negara," Lanjut Asep

Ia juga menjelaskan, Inspeksi mendadak selama ini (dari BNN) berulang kali mendapati peredaran Narkoba di dalam Lapas dan Narapidana, yang menjadi Otak peredaran Narkoba di Luar Lapas.

Update Jumlah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah 3 Orang

Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang bertambah 3 orang lagi, sehingga Total yang meninggal Dunia Hingga kini menjadi 44 orang.

Melansir CNN Indonesia, ketiga Korban yang meninggal dunia tersebut sebelumnya di Rawat di RSUD Kota Tangerang


Karena Luka Bakar yang diderita ketiganya Cukup serius, sehingga nyawa mereka pun tidak bisa tertolong dan meninggal dunia di Rumah Sakit.

"Ia barusan kami mendapat Info Tambahan, jadi 3. Total 44," Ujar Kabag Humas dan Protokol Direktorat Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham, Rika Aprianti, Kamis (9/9/2021) Melalui Keterangan Tertulis.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.