Ketika Vaksin Tidak Bisa Menjamin Anda Tertular Covid, Maka Swab dan PCR Akan Laris Manis

Opini-Harianflobamora-Vaksinasi yang di canangkan pemerintah saat ini, tidak bisa menjamin kita tidak akan tertular Covid-19.

Gambar Bu Kompas.com

Padahal, ini adalah Senjata terahir pemerintah untuk menekan penularan Covid-19 di Indonesia. Namun sayang, Cara ampuh itu Masih bisa di gagalkan Swab Antigen dan RT PCR.

Target Herd Immunity yang sering digaungkan tidak lebih dari sebuah Tong Kosong yang nyaring sampai ke antero jagat namun persediaan Vaksin hingga Tahap Ke-3 belum terpikirkan.

Lalu, apakah Hert Immunity yang dimaksud hanya dari Data Vaksinasi Tahap 1 dan 2? Jika Ia, maka sama saja Kita ingin membuat tes Swab Antigen dan RT PCR Laku keras.

Hingga kini, Penulis belum mengerti, Kenapa Vaksin di gencarkan namun Tes PCR juga tetap dilaksanakan. Bukankah Vaksin yang Kita Lakukan Mencegah tertular dari Virus?

Ataukah karena presentase Vaksinasi kita masih rendah sehingga meski sudah di Vaksin Dosis 1 dan 2 tetap berpotensi tertular?

Lalu untuk apa Harga RT PCR di Patok sekian Rupiah sementara Vaksinasi Gratis?, Bukankah Vaksin yang digunakan saat ini sama dengan Alat PCR yang juga kita beli dari Luar?

Jika alasannya adalah Tenaga Medis, Saya Pikir Pemerintah bisa menggaji Ahli-ahli itu untuk membantu menyelesaikan persoalan Covid-19.

Mungkinkah Sutradara Vaksin dan Sutradara PCR berbeda sehingga menerapkan Aturan yang berbeda ataukah sedang bekerja sama, yang pada endingnya, Vaksin juga di bayar tapi melalui Tes PCR

Penulis berkesimpulan bahwa Orang yang sudah di Vaksin jika terkonfirmasi positif Swab atau PCR maka Vaksinasi yang pernah Ia Terima Sia-sia

Dia tetap akan melaksanakan Isolasi mandiri sama dengan orang-orang yang belum pernah di vaksin lalu terkonfirmasi Positif.

Penulis berharap, Pemerintah Saat ini sedang menunggu Vaksinasi Dosis Ketiga selesai di Suntikan, baru akan menetapkan Hert Immunity. Tapi melihat anggaran dan dari Terget yang ingin di Capai Pemerintah saat ini, sepertinya itu hanyalah Omong Kosong.

Taget Capaian Vaksinasi Dosis Ke-3 pemerintah yang di Tampilkan sampai saat ini hanya sejumlah 1. 468.764.

Sekarang harapannya ada pada Vaksinasi Dosis Pertama dan Kedua. Namun Untuk kedua Dosis itu lagi-lagi RT PCR yang lebih banyak berperan.

Jadi kesimpulannya. Meskipun Indonesia bisa mencapai Hert Immunity, Swab dan PCR akan tetap di berlakukan sebagai alat Untuk menentukan apakah seseorang terkena Covid-19 Atau tidak.

Dan itu berarti, Covid-19 Akan ada selamanya dan mungkin akan menjadi Proyek yang sangat Besar, mengalahkan proyek Apapun di Dunia ini.

Untuk diketahui, Hingga Saat ini, Data penduduk Indonesia yang sudah di Vaksin Dosis Ke-1 baru sebanyak 63.491.357 dari Target 208.265.720, itu berarti masih ada sekitar 144.774.363 yang belum di Vaksin Tahap Pertama

Sementara untuk jumlah Orang yang sudah di Vaksin Dosis Ke-2 mencapai 36.050.866. Jika dilihat dari data tersebut, Berarti ada sekitar 50 persen lebih penerima Dosis Pertama sudah menerima Dosis Kedua

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.