Investor Saham di NTT Didominasi Oleh Pelajar, Kota Kupang Investor Terbanyak

Berita-Harianflobamora-Masyarakat Nusa Tenggara Timur sepertinya sudah mulai menyadari pentingnya Investasi untuk tabungan Jangka Panjang.

Foto Ilustrasi

Bahkan yang lebih menarik adalah Investor saham tertinggi di NTT saat ini di Dominasi Oleh Pelajar dan Kaum Milenial.

Melansir Kompas.com, Hingga 30 Juli 2021, Jumlah Investor saham di NTT sudah mencapai Angka 11.156 orang

Angka tersebut mengalami Kenaikan dibandingkan bulan Mei 2021, yang mencatat setidaknya 10.322 Investor.

"Data kita sampai bulan juli. Untuk bulan Agustus dan September belum kita Update," Ujar Kepala Kantor Perwakilan BEI NTT, Adevi Sabath, Seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/9/2021)

Adevi menjelaskan, Investor Saham di NTT mengalami Kenaikan Sejak Januari 2021 dengan rata-rata 155 hingga 200 Investor baru perbulannya.

"Tercatat sejak Januari hingga Juli 2021, Rata-rata penambahan Investor per Bulan di NTT sebanyak 155 hingga 200 Investor baru," Ujar Adevi

Sedangkan untuk Aktivitas Investor per Bulan di NTT, Lanjut Adevi, berkisar antara 21-27 Persen

Adevi kemudian menjelaskan bahwa Kota Kupang sebagai Penyimbang Investor terbanyak, Sisanya Tersebar di 21 Kabupaten di NTT.

Lebih lanjut,  Adevi menjelaskan, Animo Warga NTT yang menjadi Investor saham karena Akses untuk belajar Pasar Modal bisa dilakukan melalui beragam Platform Digital.

Daftar Presentase Saham NTT

Pelajar, Sebanyak 4.141 (37,15 Persen) orang yang menjadi Investor Saham

Pegawai Swasta, Sebanyak 2.922 (26,22 Persen) Orang

Pengusaha, Sebanyak 1.336 (11,99 Persen) Orang

Pegawai Negeri, Sejumlah 1.209 (10,85 Persen) Orang

Ibu Rumah Tangga, Sebanyak 236 Orang

Guru, Sebanyak 187 Orang

Pensiunan 48 Orang

TNI dan Polri 42 Orang.

Selain itu, untuk membuka rekening Saham juga sangat Mudah, yakni melalui Aplikasi dan Website perusahaan Sekuritas.

"Kami membagi Informasi Market Update, Tiga kali seminggu lewat Instagram Live, Sekola Pasar Modal dan Belajar Saham bareng 4 kali Tiap bulan secara Rutin," Lanjut Adiva

"Kami berharap, Edukasi bisa maksimal Kepada semua kalangan. Sudah saatnya NTT Bebas Investasi Bodong, Zaman sudah berubah, semua orang punya kesempatan yang sama untuk sejahtera, tidak mudah, tapi kita Bisa," Sambung Adevi

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.