Cerita 4 Nakes Puskemas Kiwirok Terpaksa Lompat Ke Jurang Saat di Serang 50 Anggota KKB -->

Cerita 4 Nakes Puskemas Kiwirok Terpaksa Lompat Ke Jurang Saat di Serang 50 Anggota KKB

Patung Bernyawa
Selasa, September 14, 2021

    4 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Distrik Kiwirok memilih melompatkan diri ke Jurang saat Puskesmas di Serang 50 Anggota KKB.

    Salah Satu Gedung yang di Bakar KKB di Distrik Kiwirok

    Berita-Harianflobamora-Ketika Puskesmas Kiwirok diserang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021)

    4 Tenaga Kesehatan (Nakes) bersama seorang Dokter melarikan diri dengan cara melompat ke Jurang yang cukup dalam.

    Akibat aksi nekad itu, Ke-4 Nakes dan 1 orang Dokter itu pun mengalami Luka-luka dan saat ini sedang dalam perawatan Medis.

    "Terus tadi pagi satu suster sudah ketemu, karena dia lompat ke jurang, dia ditikam pakai belati dari belakang. Jadi yang melompat itu ada empat, sudah ketemu dua yang dua belum," Ujar Cahyo

    Sementara itu, Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal Mengatakan, TNI-Polri sudah berhasil menemukan 1 lagi sehingga Total ada 5 orang yang sudah ditemukan dari 6 yang hilang.

    "Lima tenaga kesehatan yang sebelumnya dikabarkan hilang saat ini telah ditemukan dalam keadaan luka-luka, diantaranya, empat perawat dan 1 Dokter," Ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol  A M Kamal

    Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan, Sebelum membakar Puskesmas KKB yang diperkirakan berjumlah 50 orang terlebih dahulu meyerang 4 Nakes Puskesmas.

    Menurut Cahyo, Berdasarkan pengakuan Korban, ketika diserang keempat Nakes terpaksa memilih melarikan diri dengan melompat ke dalam Jurang

    Sejumlah Anggota TNI pun hingga kini masih berusaha mencari 1 orang lagi Mentri kesehatan yang belum ditemukan.

    Namun Usaha tersebut belum berhasil karena anggota KKB masih terus mengganggu dengan melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI.

    "Korban yang telah ditemukan saat ini telah mendapatkan perawatan Medis. Personel TNI-Polri saat ini masih mencari seorang mentri kesehatan yang belum ditemukan," Tambah Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A M Kamal.