Buat Konten Medsos, Remaja di Cianjur Tewas Terlidas Truk Yang Tidak Mau Berhenti Saat Dihadang

Demi Membuat sebuah Konten Medsos, Seorang Remaja Tewas terlindas Truk Fuso yang tidak mau berhenti saat di Hadang.

Tangkapan Layar Hp Saat Para Boca Melakukan Pengadangan Truk yang melintas

Berita-Harianflobamora-Sebuah Video menampilkan sekelompok remaja yang sedang mengadang Truk yang tengah melintas Viral di Media Sosial.

Video itu di Unggah oleh akun Facebook Kelink Babae di Grub Team Viral memperlihatkan remaja yang terlindas truk hingga meninggal di Tempat.

Dalam Video terlihat , Awalnya Sekelompok remaja itu berkumpul di pinggir jalan untuk menunggu Truk yang melintas.

Saat Sebuah Truk Fuso warna Putih melintas, mereka lalu ramai-ramai berlari ke tengah jalan untuk menyetop laju Truk dengan cara berdiri di depan dan menahannya dengan tangan.

Namun Naas, Truk yang mereka Hadang tidak mau berhenti dan terus melaju hingga salah satu di antaranya tewas terlindas Ban truk.

Dari Informasi yang di himpun berdasarkan keterangan Media Sosial, Kejadian itu terjadi di Jalan Cianjur-Sukabumi Kecamatan Warungkodong, Cianjur, Jawa Barat, (10/9/2021)

Keterangan Polisi

Melansir dari Kompas.com, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Mangku Anom membenarkan kejadian pengadangan tersebut.

Anom mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan rekan Korban, Aksi nekat Bocah-bocah itu demi sebuah Konten Video di Media Sosial.

"Setelah pendalaman dari teman-teman korban yang ada pada saat itu, sudah jelas motifnya untuk membuat konten Video," Ujar AKP Mangku Anom, Rabu (15/9/2021)

Anom juga mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan pengemudi truk untuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Meski begitu, menurut Anom, Sopir truk masih berstatus sebagai saksi dan tidak di tahan.

"Bukan di tahan, tapi diamankan. Sedang dalam proses permintaan keterangan karena statusnya belum sebagai tersangka, masih saksi," Lanjut Anom

Selain pengemudi Truk, Polisi juga telah lebih dahulu memeriksa empat dari lima orang bocah yang melakukan pengadangan.

"Ada cukup banyak pada saat itu, delapan sampai sembilan orang, tapi yang tertangkap di Kamera sekitar lima orang, yang empat sudah di periksa dan satu yang meninggal dunia," Lanjut Anom

Tonton Videonya DISINI

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.