6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah, Bukti Adanya Persiapan Perang Biologi -->

6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah, Bukti Adanya Persiapan Perang Biologi

Patung Bernyawa
Selasa, September 21, 2021

    Berbagai Eksperimen mematikan ternyata sudah pernah dilakukan generasi pendahulu sering kali sampai tanpa ada batas Moralitas seperti yang dilakukan MKUltra hingga Unit731

    Eksperime Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

    Harianflobamora-Eksperimen ilmiah telah berkembang sepanjang sejarah manusia, tidak terbatas hanya untuk kesejahteraan, melainkan juga untuk kekuasaan.

    Sejumlah Eksperimen ilmiah paling mematikan sudah pernah dilakukan generasi pendahulu, seringkali tanpa mengenal batas Moralitas sebagai manusia, di antaranya, apa yang dilakukan Unit 731 di jepang.

    Unit 731 adalah nama Devisi perang Biologi dan Kimia Rahasia Angkatan Darat Kekaisaran Jepang selama perang Dunia II.

    Banyak Eksperimen Ilmiah pernah dilakukan Unit 731, Mulai dari penciptaan Wabah, Pembedahan dan Amputasi tanpa Anestesi, Objek Uji senjata, hingga pemerkosaan untuk menularkan penyakit

    Selain Unit 731, Berikut ini adalah daftar Eksperimen Ilmiah yang paling mematikan yang pernah dilakukan sepanjang Sejarah Manusia.

    Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Yang Pernah dilakukan

    1. Eksperimen Ilmiah dari MKUltra

    Proyek Rahasia MKUltra adalah Proyek Rahasia CIA untuk mengendalikan Pikiran. Program ini di mulai pada tahun 1950-an dan berlangsung hingga 1966

    Tujuan Utama Mega Proyek yang di lakukan MKUltra ini adalah untuk mengkombinasikan penelitian sejata kimia dan menciptakan Obat pengendali pikiran untuk memerangi Soviet

    2. Eksperimen Ilmiah Sifilis Tuskegee

    Eksperimen Ilmiah Sifilis Tuskegee adalah sebuah Ekperimen yang didanai Pemerinta Amerika Serikat dalam pengobatan penyakit Sifilis yang melanda Afrika  pada tahun 1947

    Tujuan Ekperimen ini sendiri yakni melarang Dokter untuk mengobati orang yang terinfeksi penyakit Sifilis di Kampung Alabama Afrika agar bisa melihat perkembangan Alamiah Penyakit Sifilis tanpa Obat.

    Sebanyak 28 orang meninggal dunia karena terinfeksi Sifilis dan 100 orang meninggal dunia karena Komplikasi terkait penyakit Sifilis.

    3. Ekperimen Ilmiah Terhadap Penyakit Manular Seksual Guatemala

    Eksperimen mematikan terhadap penyakit Manular Seksual di Guatemala adalah bukti lain dari Pemerintah AS yang menyebabkan Kerugian dalam mengejar Sains

    Sejak 1945 hingga 1956, Sekitar 1500 orang Guatemala sengaja di Infeksikan penyakit manular seksual, termasuk sifilis dan Gonore.

    Subyek penelitian menyasar Anak Yatim, Tahanan, Pelacur dan pekerja Wajib Militer dengan cara di Suntik dan dengan Metode tidak Normal lainnya.

    Penyakit Manular Seksual adalah pengakit yang di tularkan melalui Hubungan intim, Ciri-ciri penyakit ini Umumnya berbeda tergantung jenis penyakitnya namun tidak jauh beda dengan Sifilis.

    4. Eksperimen Ilmiah Kamp Konsentrasi Nazi

    Eksperiment Kamp Nazi

    Beberapa Eksperimen Ilmiah paling mematikan Nazi dilakukan dengan sengaja seperti menginduksi Hipotermia, Mengifeksi orang dengan Malaria, menggunakan Gas Mustard, Sterilisasi Paksa, Memberikan Tahanan berbagai racun, menginfeksi luka dengan Bakteri.

    Ilmuan Jahat Nazi bernama Josef Mengele adalah salah satunya. Dia dikenal karena Ekperimen mematikan yang ia terapkan di Kamp Konsentrasi Nazi dengan Objek Khusunya adalah Anak Kembar dari Yahudi dan Roma (Gipsi)

    Josef Mengele mengumpulkan Bola Mata para Korban yang terbunuh untuk penelitian Hetekromia untuk mengetahui bagaimana orang Yahudi dan Roma melawan Penyakit. Saking Kejamnya, Ia Sampai di Juluki sebagai “Malaikat Maut” pada Zamannya

    5. Ekperimen Ilmiah Proyek Kengganan

    Sebauh penyiksaan Medis yang di lembagakan di Afrika selatan antara tahun 1971 dan tahun 1989 untuk menyembuhkan Homoseksualitas dalam Wajib Militer

    Kebijakan tersebut dilakukan dibawah kebijakan Apartheit, termasuk perawatan, “Terapi Keengganan” Paksa seperti terapi sengatan Listrik dan Kebiri Kimia. Tentara juga mengijinkan sebanyak 900 operasi Ganti Kelamin

    Komunitas medis pada saat itu percaya secara luas Bahwa Homoseksual adalah penyekit mental yang dapat di sembuhkan.

    Akan tetapi Ahirnya dr Aubrey Levin sebagai Kepala Psikiater Militer Afrika selatan dituduh melanggar HAM oleh Organisasi Internasional dandi Penjara

    6. Eksperimen Ilmiah Unit 731

    Unit 731 adalah Unit Rahasia Angkatan Darat Jepang yang melakukan Eksperimen Ilmiah paling Mematikan pada Manusia selama Perang Dunia II

    Dipimpin oleh Jenderal Shiro Ishii, Unit 731 melakukan Eksperimen Ilmiah kepada sekitar 250.000 Pria, Wanita dan Anak-anak.

    Dan Sebagian besar Korban dari Unit 731 adalah Orang-orang Cina bersama dengan beberapa Tawanan Perang dari Rusia dan Sekutunya.

    Cara atau Prosedur Eksperimen yang dilakukan unit 731 pun terbilang sangat kejam. diantaranya, Pembedahan Tanpa Anestesi, mengamputasi anggota tubuh yang tidak perlu, pengangkatan Organ tubuh, seperti bagian, Otak, Hati, paru dan lain sebagainya.

    Para korban juga kerap dijadikan uji Coba sebagai sasaran perang Biologi antara lain pengujian Radang dingin, Kehamilan Paksa, hingga dijadikan Obyek  Senjata seperti Granat dan Senjata penyembur Api.