Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Minta Dangdim Ambil Tindakan, Jangan Sampai Mencoreng Institusi TNI

Harianflobamora.com-Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, SH, meminta Dangdim 1627 mengambil tindakan terkait kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur oleh Oknum Anggota TNI bernama Arbi Oktavianus Kotta, Sabtu (21/8/2021)

Ibu Korban Sedang menjaga anaknya terbaring lemas di SRUD Baa

Permintaan Wakil Ketua DPRD dari Partai Perindo ini menyusul Viralnya pemberitaan media terkait Penyiksaan sadis yang di Alamai korban Petrus Seuk (13), Siswa kelas IV SD impres Lobalain, Warga RT12/RW05, Kelurahan Metina, Lobalain, Rote Ndao

Melansir dari Pena-emas.com, Paulus Henuk mengatakan, atas nama Pribadi dan Unsur Pimpinan DPRD Rote Ndao, dirinya meminta Dandim 1627 Rote Ndao untuk dapat melakukan pengecekan terhadap kebenaran dan mengambil tindakan.

"Atas nama Pribadi sekaligus sebagai salah satu unsur Pimpinan DPRD, saya minta supaya pimpinan TNI dalam Hal ini Daandim 1627 Kabupaten Rote Ndao bisa mengecek Kebenaran Berita ini dan mengambil tindakan terukur sesuai hukum yang berlaku," Ujar Paulu Henuk, Sabtu (21/8/2021)

Paulus Henuk pun menyayangkan tindakan yang dilakukan Oknum anggota TNI terhadap Anak dibawah itu, seperti yang diberitakan Media-media.

"Saya berharap semua pihak baik itu TNI, Komisi Perlindungan Anak (KPA) segera turun tangan untuk memastikan. Kejadian ini dapat di proses sesuai aturan hukum yang berlaku," Lanjut Wakil Ketua DPRD Rote Ndao

Menurutnya, Tindakan yang dilakukan Oknum anggota TNI terhadap Korban Petrus Seuk dapat membuat Traumatik yang mendalam bagi Keluarga dan Masyarakat, terutama bagi korban sendiri.

"Saya kira TNI saat ini sangat jauh berbeda dengan TNI pada zaman sebelum reformasi. TNI telah melakukan Reformasi diri menjadi tentara rakyat yang Humanis dan Profesional oleh karenanya jangan sampai tindakan Oknum-oknum bisa mencoreng Institusinya sendiri," Ujar Palus

Lebih Lanjut, Paulus menyampaikan harapannya agar Pihak TNI dapat meyelesaikan Masalah ini dan memastikan peristiwa seperti ini tidak boleh terjadi lagi dikemudian hari.

Foto By Editor Pena-Emas.com

Warganet Mengutuk Keras Tindakan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota TNI Terhadap Petrus Seuk

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang Oknum Anggota TNI melakukan Penganiayaan secara sadis kepada seorang Bocah berumur 13 Tahun di Rote Ndao.

Berdasarkan Kronologi penganiayaan yang disampaikan Keluarga Korban dan saksi, Hal itu dilakukan Oknum karena Korban dituduh mencuri sebuah HandPhone

Meskipun ahirnya tidak terbukti, namun Oknum Anggota TNI Masih tetap melakukan penyiksaan hingga mengakibatkan Tubuh Korban mengalami sejumlah Luka.

Melihat Hal itu, Warganet pun Ramai-ramai mengutuk tindakan Oknum Anggota TNI yang menurut mereka tidak Manusiawi tersebut.

Menurut pantauan Harian Flobamora, sejak Jumat hingga Sabtu 21 Agustus 2021, Kebanyakan Warganet NTT mengusulkan Agar anggota TNI yang bersangkutan diberi sangsi setimpal sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini di terbitkan, Komentar Netizen belum berhenti mengutuk perbuatan Oknum yang menurut mereka sangat sombong tersebut.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.