Wagub NTT Belum Sampaikan Permohonan Maaf, Media Harus Indepeden -->

Wagub NTT Belum Sampaikan Permohonan Maaf, Media Harus Indepeden

Patung Bernyawa
Selasa, Agustus 31, 2021

    Opini-Harianflobamora-pernyetaan yang mengatakan Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Nae Soi, M.M Minta Maaf kepada Rakyat NTT terkait Video Viral di Semau adalah Media online News-daring.com bukan pernyataan Resmi Wagub.

    Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2019-2024

    Judul berita yang ditulis pada tanggal 31 Agustus 2021 itu yakni "Wagub NTT Minta Maaf Atas Viralnya Video di Semau" tidak Benar atau bisa dibilang salah.

    Karena hingga saat ini, Belum ada pernyataan Resmi dari Sang Wagub yang mengatakan Meminta Maaf terkait Kegiatan di semau, baik yang ada di hasil pencarian Branda Google atau pun Media Sosial.

    Hal itu juga tergambar dalam Isi berita yang tidak menuliskan satu pun Kutipan Kata-kata atau keterangan pers tentang permohonan Maaf Sang Wagub.

    Jika Wagub dan Pemprov sudah mengeluarkan Statemen terkait kegiatan semau itu, harusnya sudah banyak Media yang meliput atau setidaknya ada di Media Sosial.

    Akan tetapi, seperti yang kita ketahui, Pernyataan terahir Wagub NTT itu hanyalah terkait Bantahan atau "Membantah kegiatan di Semau yang dituduh Sebagai Sebuah Pesta."

    Namun, ini hanyalah Opini penulis dan berdasarkan Hasil Investigasi Jurnalistik. Kami tidak mau ada upaya pembodohan publik terkait Pesta di Semau.

    Terlepas dari apakah Kegiatan itu salah dan Melangggar Prokes ataukah Justru Masyarakat yang salah karena Memprotes. Tapi Menyempaikan apa yang perlu disampaikan tetaplah yang paling penting karena masyarakat butuh Informasi yang Benar.

    Menurut penulis, tidak masalah apabila dari Pihak Pemprov atau Bank NTT nantinya akan membantah tuduhan Rakyat dan Media terkait kegiatan itu.

    Tapi Tolong, Sampaikan Apa yang mereka katakan, jangan pernah Menulis Apa yang tidak mereka katakan atau ungkapkan. Karena kita butuh penjelasan bukan Asumsi dan penggiringan Opini.

    Tangkapan Layar, Postingan Media News-Daring.com

    Berikut adalah Isi Berita News-Daring.com

    "Wagub NTT Minta Maaf Atas Viralnya Video di Semau

    News Daring

    31 Agustus 2021

    NTT-Newsdaring-Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur atas beredarnya kerumunan di Desa Otan Pulau Semau beberapa hari yang lalu.

    Beredarnya Video yang di dalamnya Gubernur NTT Viktor B. laiskodat dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bupati dan Wali Kota Se-NTT di media sosial menuai protes dari Masyarakat, ahirnya Wakil Gubernur NTT meminta Maaf kepada Masyarkat atas kejadian tersebut.

    Menurut Josef, Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Otan yang di gelar oleh Bank NTT yaitu pelantikan TPAKD Se Provinsi NTT yang bertujuan untuk kepentingan perekonomian Masyarakat

    "Sebenarnya Kami pemerintah Nebeng pada acara yang dilaksanakan oleh Bank NTT," Tuturnya.

    Dirinya juga membantah bahwa acara tersebut tidak seperti yang di Viralkan di media sosial, sedangkan lokasi dimana kegiatan tersebut di laksanakan merupakan Area Zona Hijau

    "Kami tidak melanggar Prokes Covid-19, kami duduk sesuai jarak yang sudah diatur dan kami semua menggunakan Masker," 

    Menurut Josef, Bahwa semua peserta yang hadir semuanya telah di vaksin, Ia juga menambahkan pada masa Covid ini, kita harus menarik Rem untuk mencegah penularan Virus. dan Kita harus tetap jaga ekonomi Masyarakat. tutup Josef"

    Menyimak isi berita media di atas, Intinya adalah Wagub Josef Nae Soi membantah kegiatan di Semau sebagai sebuah Pesta. Penulis menilai, Tidak ada orang yang berusaha membantah lalu meminta Maaf. Hanya orang yang mengakui kesalahanlah yang akan meminta Maaf. Maksudnya dalam hal meminta Maaf dengan sepenuh Hati yah!!!

    Dalam Berita itu juga terlihat, tidak ada Kutipan atau kata-kata dari Sang Wagub yang menerangkan sesuai Judul berita. Jadi penulis berharap ini bukan media Titipan yang sengaja Menulis untuk Meredam Amarah Warganet dan Rakyat NTT.

    Sebelum Bantahan Wagub itu diterbitkan Media Lokal NTT dan Media-media Nasional, penulis sempat menulis, "Dengan Alasan Apapun, Kegiatan Di Semau Yang di Motori Bank NTT Tidak Bisa Di Benarkan Karena kita sedang berperang melawan Virus"

    Alasan Tempat terbuka dan Zona Hijau bukanlah alasan yang masuk akal untuk mengundang Para pejabat lain dari daerah lain di NTT untuk dibolehkan menyelenggarakan kegiatan. Terlebih Para Pejabat Daerah itu berasal dari Zona Merah.

    Masyarakat Kabupaten Kupang Akan Marah jika Hal itu dipakai sebagai alasan. karena Penulis pikir Mereka tentu tidak akan mau Daerahnya di Datangi oleh orang-orang dari Zona Merah.

    Seperti Halnya NTT yang juga menutup Akses penyebrangan Laut dari Luar NTT.