Dunia Pernerbangan Berantakan, Garuda Kembalikan 50 Pesawat Ke Lessor

Harianflobamora-Berita-Pemerintah kembali memperpanjang penerapan PPKM level di beberapa di beberpaa daerah di Indonesia.

Pesawat Garuda dan Lion Air Berpapasan

Pengumuman Perpanjangan PPKM ini di sampaikan langsung oleh Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut B Panjaitan dalam keterangan Pers Virtuan melalui Kanal Youtube Kemenko Maritim dan Investasi, Senin (9/8/2021)

Diketahui, PPKM sudah 3 kali berturut-turut diperpanjang oleh pemerintah sejak di tetapkan pertama kali pada 21 Juli 2021.

Kondisi tentu membuat ekonomi masyarakat semakin sulit terutama mereka yang bergerak dibidang Usaha dan Jasa, yang memang berpotensi menciptakan kerumunan.

Bahkan untuk Perusahaan Sekelas Garuda Indonesia yang merupakan perusahaan berplat merah milik pemerintah indonesia, juga tidak luput dari imbas badai luar biasa yang sebut korona Virus atau Covid-19 ini.

Tercatat, Garuda Indonesia hingga kini hanya mampu mengoperasikan satu pertiga dari semua armada yang ada karena menurunnya Jumlah penumpang.

Bukan hanya itu, kabar terbaru menyebutkan, Garuda Indonesia berencana akan mengembalikan sebanyak 50 Pesawat ke Perusahaan Persewaan (Lessor) setelah sebelumnya diketahui sudah mengembalikan sebanyak 9 pesawat.

Dikutip dati Flight Global, Dari 142 Pesawat yang dimiliki Garuda saat ini, hanya 53 pesawat yang masih beroperasi.

Diantara beragam armada yang di Operasikan, Armada Boeing 737-800 mengalami penurunan paling tajam. Dari Total 73 Pesawat yang ada, Garuda hanya mengoperasikan sebanyak 27 pesawat saja.

Sementara pesawat lain seperti, Regional CRJ1000, hanya mengoperasikan 3 pesawat dari total 18 pesawat dan ATR 72-600 hanya mengoperasikan 5 Dari 13 pesawat yang ada.

Selain itu, Garuda juga melaporkan, ada 39 pesawat lain yang saat ini tidak beroperasi karena masih dalam masa perawatan, sayangmya pihak maskapai tidak merinci lebih lanjut pesawat yang dimaksud

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setia Putra mengakui bahwa ada Rencana Perseroan memangkas jumlah pesawat dengan cara memilangkan sejumlah pesawat milik Lessor (Perusahaan Persewaan)

"Kami harus memulai Restrukturisasi yang Komperhensif secara total. Kali punya 142 pesawat dan perhitungan awal kami dengan melihat pemuliha ini berjalan kami akan operasikan tidak lebih dari 70 pesawat," Seperti melansir Kumparan Bisnis, Selasa (10/8/2021)

Untuk di ketahui, dari Total 142 pesawat Garuda Indonesia, yang betul-betul Milik Garuda Hanya 6 Pesawat sementara 136 lainnya adalah pesawat sewaan Milik berbagai Lessor atau Leasing pesawat.

Adapun saat ini, Garuda Indonesia diketahui telah memulang 9 pesawat ke Aercap Ireland Limited ( Aercap), Perusahaan persewaan pesawat yang terletak di Dublin, Irlandia

Sebelumnya, Pesusahaan Rental pesawat tersebut melakukan Gugatan Pailit ke Garuda meskipun ahirnya dicabut kembali.

Karena kedua perusahaan itu sepakat untuk menandatangani Global Side Letter Agrement pada 28 Juli 2021 dengan hasil kesepakan Garuda segera mengembalikan Pesawat Boeing 737-800 NG.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.