Melahirkan 2 Hari Setelah Menikah, Pasutri di Riau Buang Bayi Kedalam Sumur Karena Malu Ketahuan Hamil Duluan -->

Melahirkan 2 Hari Setelah Menikah, Pasutri di Riau Buang Bayi Kedalam Sumur Karena Malu Ketahuan Hamil Duluan

Patung Bernyawa
Kamis, Agustus 05, 2021

    Harianflobamora--Saat banyak pasangan mengidam-idamkan sosok Buah hati sebagai generasi penerus dan pewarisnya, ternyata masih ada saja pasangan suami Istri yang tega membuang anak kandungnya sendiri tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

    Kedua Pelaku DR dan NY

    Bahkan mungkin ada di antara kita disini yang sudah menikah 2 tahun atau 10 tahun yang lalu namun belum di karuniai seorang anak.

    Aksi keji dilakukan sepasang Suami Istri (Pasutri) di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau yang tega membuah hasil hubungan gelap mereka sebelum menikah ke dasar sebuah sumur

    Mayat Bayi malang itu, ditemukan dalam keadaan masih lengkap dengan ari-ari. Alasan pelaku membuang bayinya lantaran malu ketahuan Hamil Duluan sebelum menikah.

    Palaku juga mengaku, jika sebelum menikah dirinya dan suami kerap berusahan menggugur sang Bayi namun, usaha mereka tidak pernah berhasil hingga terpaksa di nikahkan keluarga.

    Akan tetapi, 2 hari setelah menikah, bayi yang paksa mereka keluarkan dahulu tersebut benar-benar keluar.

    Karena kesal, jengkel dan malu terhadap Aibnya sendiri, sang Ibu yang merupakan Seorang Mahasiswa itu pun membunuh Bayi tersebut lalu membuangnya kedalam sumur

    Ditemukan Ibu Pelaku Sendiri

    Sumur Tempat Bayi di temukan

    Warga Desa Sungai Kuning sempat di hebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki di dalam sumur

    Mayat Bayi itu ditemukan pertama kali oleh Sukarti (40) yang tidak lain adalah Ibu kandung pelaku atau Nenek si Bayi sendiri, senin (2/8/2021) pukul 08.30 WIB

    Penemuan Bayi itu bermula saat Sukarti hendak menghidupkan air karan yang berada di dapur rumah tiba-tiba mencium aroma bau busuk.

    Lantaran penasaran, ia pun membuka penutup sumur yang terbuat dari papan dan melihat sosok seperti boneka dalam keadaan telungkup di dasan Sumur.

    Sukarti lalu memanggil SK, Suaminya, kemudian memanggil Suami anaknya DR untuk sama-sama mengangkat Bayi tersebut

    "Setelah diangkat, ternyata mayat bayi yang masih lengkap dengan ari-arinya," Ujar Kapolsek Singingi Iptu Koko Ferdinand Sinuraya, Rabu (4/8/2021)

    Dibuang setelah 2 hari menikah

    Setelah di selidiki Polisi, Bayi tersebut ternyata buah hati NY dan DR sekaligus cucu SK dan S, orang yang pertama kali menemukannya

    NY di ketahui nekat membuang Bayi di dalam sumur milik orang tuanya yang terletak di belakang Rumah, Kamis (31/7/2021)

    Awalnya, Pelaku mengaku sakit perut sekira pukul 03.30 WIB pada Sabtu (31/7/2021), lalu ia ke kamar mandi. Setelah tiba di kamar mandi, Bayinya pun keluar

    Saat keluar, Bayi itu masih hidup dan sempat menagis, namun karena takut ketahuan dan panik ahirnya NY mencekik dan membekap sang bayi

    kepada polisi awalnya NY tidak mau mengakui perbuatannya, dia menjelaskan jika dirinya keguguran dan takut katahuan sehingga harus membuang bayi tersebut

    Namun, kebohongannya terbongkar setelah pihak Dokter menyampaikan hasil Otopsi dari RS Bhayangkara Pekan Baru

    Dokter menemukan Memar di leher dan bibir bayi, di diduga memar akibat benda tumpul.

    Ahirnya si Ibu Biadap ini ahirnya mengakui perbuatannya dan mengatakan jika tindakannya di ketahui sang Suami DR

    "Perbuatannya atas suruhan dan sepengetahuan suami," Lanjut Iptu Koko Ferdinand