Halaman Facebook

Gubernur dan Pemprov NTT Tidak Salah Dalam Acara Pengukuhan Yang Berahir Pestapora di Otan, Semau NTT?

Opini-Harianflobamora-Benarkah Kegiatan Pengukuhan TPAKD di Otan, semau NTT, bukanlah salah Gubernur dan Pemprov serta Sponsorsip Bank NTT atau Panitia?

Kegiatan Pengkuhan TPAKD di Desa Otan, Kecamatan Semau NTT

Sebelum penulis mulai pengulik, terlebih dahulu Penulis ingin mengatakan bahwa, dilihat dari kecamatan apapun, Kegiatan Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang di selenggarakan Pemprov bersama Bank NTT disaat NTT tengah dilanda Pandemi Covid-19 di Pantai Wisata Otan, Kecamatan Semau ini adalah sebuah kesalahan

Jadi, penulis berharap, Bagi anda yang sejak kemarin membela mati-matian pemprov NTT atas kegiatan ini dengan berbagai Narasi apapun di media Sosial, sebaiknya anda keluar atau Skip tulisan ini.

Karena, dengan alasan apapun juga, apa yang kalian Bela itu adalah sebuah kesalahan besar buat kami Rakyat kecil yang saat ini sudah semakin susah karena Pembatasan Kegiatan oleh Pemerintah sendiri.

Kami hanya berharap, Pemprov atau siapapun yang berkempentingan mohon agar melakukan Klarifikasi atau setidaknya keterangan dalam Konferensi Pers untuk menjelaskan Hal itu.

Berikut adalah Beberapa Poin dari Narasi-narasi yang menurut penulis merupakan upaya untuk membela tuduhan Pesta kepada Pemprov terkait kegiatan Pengukuhan TPAKD di pulau semau, Jumat (27/8/2021).

Semau dan Kabupaten Kupang Masuk Zona Hijau Covid-19

Jika alasan mengadakan Kegiatan di Pulau semau yang masuk dalam Teritorial Kabupaten kupang itu karena Wilayah tersebut saat ini sudah masuk Zona Hijau, maka anda salah besar.

Warga yang ada di Wilayah Zona hijau harusnya tidak dimasuki oleh warga lain dari Zona Merah, karena itu sama saja membuat Daerah mereka kembali ke zona Merah.

Masyarakat yang ada di Zona Hijau pun pasti akan marah dan tidak setuju, jika mereka tahu, yang membuat kegiatan di daerah mereka sebagiannya berasal dari Zona Merah Covid-19 di NTT.

Itu merupakan alasan atau Keputusan yang sangat keliru dalam menegakkan keadilan bagi Rakyat NTT oleh Pemerintah Provinsi.

Menurut penulis, dengan Status Kabupaten Kupang yang masuk dalam Zona Hijau harusnya bukan tempat yang boleh dimasuki oleh orang-orang dari Zona Merah kan.? atau gimana Bapak-bapak dari Satgas Covid-19 NTT.?

Jadi, Berhentilah memakai Alasan ini. Masyarakat NTT saat ini sudah cerdas dalam menilai berbagai Alibi.

Ada Ijin Dari Satgas Covid dan Peserta Yang Ikut Kegiatan Semua Sudah di Vaksin dan Tes Swab atau PCR

Alasan ini juga menurut penulis tidak Tepat. Karena kalau dengan alasan ini Pemprov bebas mengadakan kegiatan, seharusnya Masyarakat dengan Alasan yang sama juga mesti bisa mengadakan Pesta.

Akan tetapi, Hingga kini petugas Satgas Covid NTT masih melarang melakukan pesta bahkan banyak di temukan Acara pesta oleh masyarakat di Bubarkan Satgas Covid-19.

Jadi mohon kepada Akun-akun Pro Pemprov untuk membenarkan Kegiatan di Semau segera Undur diri dari Medsos karena anda hanya akan di tertawakan oleh Rakyat serta dianggap Kacugub.

Kegiatan Diadakan Pada Ruang Terbuka dan Jauh Dari Pusat Keramaian

Lagi-lagi Alasan Ini Penulis terpaksa tidak setuju karena nanti penulis akan di tertawakan Rakyat NTT juga seperti kalian, yang kita tahu saat ini, Mereka Kesal, penyebrangan Kapal Laut belum boleh berlayar dari luar dan kedalam Wilayah NTT.

Dilaut, Bukan hanya alamnya yang Bebas, tapi disana laut Lepas yang sangat Jauh dari Daratan, dalam sebuah Kapal, jika hanya untuk di cek apakah sudah di Vaksin atau melakukan Tes PCR tentu lebih mudah daripada membuktikan semua peserta yang hadir di Otan sudah  divaksin dan Melakukan Tes PCR atau belum.

Atau Mau pake alasannya itu tempat Wisata, Pemprov atau panitia harusnya mengetahui bahwa untuk tempat Wisata ada Pembatasan Kapasitas sebanyak 25% sesuai Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2021 untuk Daerah dengan Zona Hijau, Kuning atau PPKM Level 1,2 dan 3

Itu Kegiatan Pelantikan atau Pengukuhan Bukan Pesta

Jika anda pernah mengatakan Hal seperti ini, Sebaiknya di Hapus. Kami Masyarakat Belum buta melihat Panggung, Musik serta Live Konser yang dipertontonkan Pejabat-pejabat yang hadir termasuk tingkah Bupati Sikka yang disebut oleh reporter iNews dalam sebuah berita dengan menyebutnya bernyanyi di atas panggung.

Video Dari iNews