Dua Anggota TNI Penganiaya Bocah 13 Tahun di Rote Tetap Dipindahkan Ke Dempom IX Kupang -->

Dua Anggota TNI Penganiaya Bocah 13 Tahun di Rote Tetap Dipindahkan Ke Dempom IX Kupang

Patung Bernyawa
Senin, Agustus 23, 2021

    Harianflobamora.com-Dua Oknum Anggota TNI yang terlibat kasus penganiayaan Bocah 13 tahun di Rote resmi dipindahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/1 Kupang, Senin (23/8/2021)


    Dua Oknum Anggota TNI Saat masih di Tahan di Kodim 1627/Rote Ndao, (Tagkapan Layar Facebook)


    Pemindahan Dua Oknum TNI itu menyusul Hasil pemeriksaan yang dilakukan TIM penyidik Denpom Kupang sebelumnya.

    Dandenpom IX/1 Kupang, Letkol CPM Joao Cesar Da Costa Corte seperti melansir Lintasntt.com menerangkan, pasca kejadian, Pihaknya langsung mengirimkan Tim ke Rote Ndao

    Tim yang dikirim itu kemudian melakukan pendalaman terhadap kasus Dugaan Penganiayaan Anak di bawah umur yang melibatkan, Serma MSB dan Serka AODK terhadap SP (13) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao NTT, sejak Jumat (20/8/2021)

    "Setelah kejadian, saya langsung kirim Tim kesana hari Jumat (20/8/2021), langkah yang dilakukan adalah sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi Korban termasuk saksi-saksi lain seperti Orang Tua," Terang Letkol CPM Joao Cesar

    Menurut Letkol Joao, Pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan Barang Bukti serta pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

    "Jika hari ini Pemeriksaan telah selesai maka, Tim akan membawa pelaku ke Denpom kupang, untuk di proses sesuai hukum yang berlaku," Lanjut Letkol Joao

    Letkol Joao menambahkan, Kasus ini akan ditangani secara serius dan dipercepat proses penyelesaiannya agar menjadi pelajaran bagi yang lain untuk berpikir sebelum bertindak diluar batas kewajaran.

    Lebih lanjut, Letkol Joao mengatakan, Kedua Oknum Anggota TNI berhak untuk tidak mengakui penganiayaan yang dilakukan terhadap korban, Namun pihaknya memiliki Barang Bukti dan Saksi.

    "Setelah tiba di Kupang, Dua oknum ini akan kita proses dan kita tahan. Kedua pelaku punya hak untuk tidak mengakui, tapi kita sebagai penyidik punya barang bukti, keterangan saksi dan saksi Korban yang ada," Lanjut Letkol Joao

    Sementara itu, PGS Kapenrem Korem 161/Wirasakti Kapten Inf Dafrian di tempat yang terpisah mengatakan jika keduan Oknum anggota TNI saat ini sudah berada di kupang

    "Sudah di Denpom XI/1 kupang, Jelas PGS Kepenrem Korem 161/Wirasakti kupang, Senin (23/8/2021)