4 Guru Honorer Di Sikka, Dipecat Karena Ikut Seleksi PPPK, Warga Ngamuk Segel Gedung Sekolah SMPN 2 Paga.

Harianflobamora.com-Menjadi PNS atau ASN adalah Impian Setiap Guru atau Pegawai Honorer. Karena Itulah, setiap ada Kesempatan mereka tidak akan menyia-nyiakannya

Proses Penyegelan Sekolah SMPN 2 Paga Oleh Warga Nuaria

Namun, Hal berbeda Justru di Tunjukan seorang kepala sekolah (Kepsek) di SMPN 2 Paga, Kabupaten Sikka-NTT. Kepsek diketahui memecat sejumlah Guru Honorer secara Sepihak.

Melansir dari expontt.com, Kepsek SMPN 2 Paga, memecat 4 orang Guru Honorer karena ketahuan mengikuti Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mengetahui Hal itu, Sejumlah Warga yang berasal dari Desa Detubinga, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka mendatangi sekolah dan melakukan penyegelan gedung SMP Negeri tersebut, Pada Senin (23/8/2021) lalu

Menurut salah satu warga bernama Benediktus Wae yang ikut dalam Aksi penyegelan mengatakan, Masyarakat marah dan kesal atas pemecatan sepihak yang dilakukan Kepsek SMP N 2 Paga.

Mereka menilai, Guru Honorer yang dipecat sepihak oleh kepala sekolah tersebut sangat berjasa membantu para Siswa di Desa Detubinga.

"Sebagai warga, kami sangat marah dan kesal dengan perbuatan Kepala Sekolah yang secara sepihak memberhentikan Guru Honorer ini," Ujar Benediktus dikutip iNews.id, Rabu (25/8/2021)

Benediktus menegaskan, Masyarakat tidak akan membuka segel sampai Guru-guru Honorer yang dipecat diterima kembali mengajar di sekolah itu.

"Kami terpaksa menyegel Gedung sekolah sebagai bentuk (luapan) kekesalan," Lanjut Benediktus

Selain menuntut Kepsek SMPN 2 Paga, Warga juga meminta perhatian Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo untuk menyelesaikan persoalan Pemecatan Guru Oleh Kepsek SMPN 2 paga.

Mereka juga mengancam akan terus menyegel sekolah itu, Jika Kepsek Tetap tidak memanggil 4 Guru Honorer yang telah dipecat untuk kembali mengajar.

"Kami minta Pak Bupati Segera panggil Guru-guru ini untuk kembali mengajar. Selama ini Guru-guru tersebut sangat berjasa membantu para siswa di Desa ini " Jelas Benediktus

Untuk diketahui, Sebelumnya, Kepala Sekolah SMP N 2 Paga, Memecat 4 Guru Honorer tanpa alasan yang jelas.

Kemudian diketahui, Alasan pemecatan 4 Guru itu lantaran mereka Mengiikuti Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada pembukaan CPNS 2021 ini.

Berdasarkan Keterangan Dalam Video yang beredar, Penyegelan itu juga dilatarbelakangi karena Guru Honorer yang di pecat Kepsek SMPN 2 Paga merupakan Putra Daerah alias Penduduk Asli Desa Detubinga.

Terlihat dalam Rekaman Video yang di Rekam oleh seorang Warga menyebutkan, jika Guru-guru Honorer yang dipecat adalah Putra-Putri Daerah, Anak Pemilik Tanah yang telah berkontribusi terhadap sekolah.

Saksikan Videonya dibawah ini..!!!

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.