Halaman Facebook

Vaksin, Bisnis Raksasa Dunia, Laporan CNN 5 Tahun Lalu Menjadi Kenyataan

Harianflobamora-Jauh sebelum pandemi covid-19 mengguncang perekonomian dunia CNN Indonesia pada 2016 lalu telah melaporkan adanya Bisnis besar yang sedang di racang perusahaan Farmasi Dunia.

Tangkapan Layar Channel Youtube CNN Indonesia

Bisnis besar itu adalah adalah Pembuatan Vaksin dalam skala Besar yang akan di jual ke berbagai Negara di belahan Dunia.

Bukan hanya itu, CNN juga menjelaskan jika 2019 nanti penjualan vaksin akan meningkat 2 kali lipat dari hasil penjualan 2016,

2016 adalah tahun dimana CNN menyampaikan laporannya di Channel Youtube CNN Indonesia

Laporan yang di sampaikan Reporter Senior Putri Ayuningtyas itu dibuka dengan kata-kata "Vaksin Tidak Melulu Soal Kesehatan, Ada Uang Ada vaksi, ada Bisnis besar dibalik penyebaran vaksin di seluruh Dunia, Termasuk juga di Indonesia" Ujar Putri

CNN seperti bisa menebak apa yang akan terjadi di masa depan padahal waktu itu, masih tahun 2016 dan belum ada tanda-tanda akan munculnya Covid-19.

Aneh, namun itulah kenyataan yang sedang di hadapai Indonesia saat ini. Fakta bahwa Indonesia dan Dunia pada umumnya sudah mengeluarkan anggaran besar untuk membeli vaksin adalah realita saat ini.

Namun, apakah benar Covid 19 ada hubungan dengan wacana penjualan Vaksin oleh perusahaan-perusahaan Farmasi raksasa dunia itu?

Tidak ada yang akan berani menjawabnya secara Gamblang. Karena melawan pemerintah dan dunia kesehatan adalah tindakan yang akan merugikan banyak orang di Dunia

Saat ini, Pengkritik jauh lebih berbahaya dari Virus

Berdasar berita yang terbitkan Kompas, indonesia saat ini telah membeli banyak vaksin dari berbagai Negara, alasannya adalah untuk mengantisipasi Embargo vaksin

Tapi Vaksin Nusantara buatan dalam Negri yang digagas Dr Terawan justru malah tidak mendapat dukungan Pemerintah.

Tangkpan Layar Berita Kompas.com

Daftar Perusahaan Raksasa Penyedia Vaksin Menurut Laporan CNN 2016

Saat Reporter Putri Ayuningtyas menyampaikan Laporannya melalui Channel Youtube CNN Indonesia, daftar perusahaan dari Cina belum masuk dalam 5 besar perusahaan Raksasa Farmasi

Dalam Video itu, Putri menjelaskan, ada penurunan hasil penjualan vaksin dari tahun 2014 sampai Tahun 2016 namun kembali naik 2 kali lipat di tahun 2019

Pada tahun 2014 hasil penjualan Vaksin mencapai 33,1 Miliar Dolar AS namun tahun 2016 turun menjadi 24 Miliar Dolar.

Angka itu menurut CNN akan Kembali naik menjadi 57,9 Miliar Dolar AS pada tahun 2019 dan akan terus naik pada tahun-tahun berikutnya.

Daftar Perusahaan Farmasi Penyedia Vaksin Terbesar di Dunia

Tangakapan Layar dari Channel Youtube CNN Indonesia

1. GlaxoSmithKline plc 

GlaxoSmithKline adalah perusahaan farmasi Miltinasional yang berkantor di London, Inggris

GSK saat ini menguasai sekitar 23 persen pasar Vaksin diseluruh Dunia.

2. Sanofi S.A

Sonafi S.A adalah sebuah perusahaan Farmasi yang berasal dari Prancis dan berkantor di Paris. Sanofi mengusai penjualan Baksin sebesar 17 persen diseluruh Dunia.

Sanofi saat ini juga merupakan perusahaan penjual obat Resep terbesar ke 5 di Dunia.


3. Pfizer

Pfizer Adalah perusahaan Asal Amerika serikat yang juga masuk sebagai salah satu perusahaan Farmasi terbesar di Dunia.

Pfizer mengusai 13 persen penjualan Vaksin terbesar di Dunia menurut data dari WHO tahun 2016

4. Merck

Merck adalah Perusahaan Farmasi Asal Jerman yang berkantor di Darmstadt

Perusahaan ini mengusai sekitar 12 persen jualan Vaksin diseluruh dunia

5 Novartis

Novartis Adalah perusahaan asal Negara Swiss yang bergerak di bidang penjualan Obat seperti Klozapin, diklofenak, Karbazepin, dan Valsartan

Perusahaan Farmasi ini mengusai 10 persen penujalan Vaksin seluruh dunia saat ini.

Tangkapan Layar, Grafik Penjualan Vaksin dari Tahun ke Tahun

Diahir laporannya, Putri Ayuningtyas mengatakan jika Vaksin sasarannya utamanya adalah uang selain kekebalan tubuh

"Pasti ujung-ujungnya duit, ujung-ujungnya uang, begitu juga dengan vaksin, ada potensi pendapatan disana, ada potensi uang yang besar disamping kebutuhan manusia untuk hidup lebih baik," Tutup Putri

Untuk di ketahui, Selain perusahaan-perusahaan Farmasi Raksasa di atas ternyata indonesia juga memiliki perusahaan Farmasi terbesar di Asia ternggara,Perusahaan itu adalah BioFarma.

Perusahaan BUMN ini diketahui juga menjual Vaksin dan antisera berkualitas internasional.

Tidak heran jika beberapa hari lalu, Biofarma melalui Kimia Farma coba bersaing di dalam negeri dengan menawarkan Vaksin Gotong Royong.

Namun tawaran mereka di justru diprotes oleh Masyarakat indonesia karena di nilai mencari keuntungan di tengah Wabah Pandemi Covid-19

Saat itu, Kimia Farma diketahui menjual Vaksin terbatas dengan harga selangit bagi masyarakat yang ingin di vaksin.


Video CNN Indonesia dibawah ini..!!! yang Reupload