Sering Diejek Dengan Sebutan Bencong, Pria Ini Emosi dan Bacok Korban Hingga 3 Jari Tangan Putus -->

Sering Diejek Dengan Sebutan Bencong, Pria Ini Emosi dan Bacok Korban Hingga 3 Jari Tangan Putus

Patung Bernyawa
Jumat, Juli 09, 2021

    Karena Sering Diejek Dengan Sebutan Bencong, Pria Ini Emosi dan Bacok Korban Hingga 3 Jari Tangan dan Telinga Kiri Putus.

    Safarudin Abusaman, Pelaku Penganiayaan Pasutri di Kupang.

    Sepasang sumai Istri (Pasutri) di Kupang Hampir saja meregang nyawa di tangan Safarudin Abusaman (44) karena mulutnya yang sering mengejek dengan kata-kata Bencong atau Banci.

    Kejadian yang membuat Korban Indra (Suami) kristis dan  3 jari tangannya putus tersebut terjadi di Jalan Kendondong II, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang-NTT.

    Melansir dari Penatimor.com, Safarudin Abusaman (44), pelaku penganiayaan Pasangan Pasutri, Indra dan Yeni Hayati mengaku geram karena sering diejek Korban denagnSebutan Banci.

    Akibatnya, pelaku Marah dan Dendam sehingga nekat menganiaya kedua Pasutri tersebut dengan senjata tajam (Sajam).

    "Korban sering mengejek tersangka dengan kata banci dan bencon," Ujar Kasat Reskrim Polres Kota Kupang Iptu Hasri Manasye Jaha, Rabu (8/7/2021)

    Hasri menjelaskan, akibat ejekan kedua korban, Pelaku pun tidak terima dan dendam hingga nekat melakukan perbuatan sadis itu.

    "Apalagi Korban pernah mengatai tersangka sehingga tersangka tidak terima," Lanjut Kasat Reskrim Kota Kupang, Seperti dikutip dari penatimor.com

    Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan, Polisi masih terus mendalami kasus tersebut hingga memeriksa dan meminta keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian

    Akibat perbuatannya, polisi menjerat Safarudin Abusaman (44) dengan pasal 354 ayat (1) sub pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dan penganiayaan biasa dengan luka berat.

    Seperti di beritakan sebelumnya, Safarudin Abusaman atau SA, ditangkap Tim Buser Polres Kota kupang yang di pimpin oleh Kanit Buser Aipda Yance Silaeloe, Pada (5/7/2021) di tempat persembunyiannya di area kali Gua Lourdez.

    Korban Sempat mengalami Kritis Hingga Jari tangan dan telinga Putus

    Untuk Korban bernama Indra, mengalami luka berat di bagian tangan kiri sehingga di amputasi, Luka di bgian Tangan Kanan ( 3 Jari putus)

    Termasuk Luka pada Wajah (Pipi kiri dan Kanan), Dagu Hingga leher serta telinga bagian kiri putus.

    Korban sempat mengalami masa kritis karena kehilangan banyak darah. Beruntung nyawanya tertolong setelah melewati operasi besar di RS Bhayangkara Titus Uly Kupang.

    Sementara Istri Korban bernama Yeni Hayati (32) mengalamai Luka Sobekan pada bagian kepala dan bagian bahu sebelah kiri.