Foto Gereja Beratap Terpal, Tidak Berdinding dan Berlantai Tanah di Aceh Viral, Kemenag Berharap Seperti Ini

Foto sejumlah Gereja yang beratap Rumbia (Atap Dedaunan) hingga Terpal di Kabupaten Aceh Singkil beredar Viral di Media Sosial.

Foto Jamaat Sedamg Melaksanakan Ibadah di dalam Gereja di Kabupaten Aceh Singkil

Dalam foto-foto itu terlihat Sejumlah Jamaat tampak beribadah dibawah tenda dan tempat yang dibuat seadanya di area perkebunan Sawit

Selain terpal dan rumbia, Gereja-gereja itu tidak memiliki Dinding serta berlantai Tanah. Terlihat sejumlah warga Tampak duduk di dalam bangunan yang disebut Gereja tersebut

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Singkil Saifuddin Kepada detik.com mengungkapkan jika pihaknya bersedia mengeluarkan Ijin pendirian rumah ibadah

Saifuddin menjelaskan, pemerintah bakal mengeluarkan izin pendirian Rumah Ibadah apabila semua syaratnya terpenuhi.

Dia juga menyampaikan keinginannya terhadap semua rumah Ibadah  dan pemeluk agama dapat beribadah dengan tenang dan nyaman

"Kami dari Pihak Kemenag juga tidak ingin melihat saudara-saudara kami beribadah dalam kondisi seperti di foto tersebut.

Karena dimata kami, kita semua sama sebagai hamba Tuhan dengan kewajiban beribadah kepada Tuhannya sesuai keyakinan masing-masing dan itu juga dilindungi Undang-undang," Ujar Saifuddin Seperti dikutip dari detik.com, Jumat (16/7/2021)

Saiffudin menjelaskan Toleransi Umat beragam di kabupaten Aceh Singkil pasca tragedi pembakaran Rumah Ibadah 2015 lalu sudah sangat baik.

Bahkan lanjut Saifuddin, ada keluarga yang anggota keluarganya berbeda keyakinan tapi tidak pernah konflik.

Selin itu Tambahnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah membentuk Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sebagai pemersatu dalam berbagai masalah keagamaan.

"Jadi kami melihat, Konflik yang selama ini di Gaung-gaungkan di Singkil hanya ada ditataran Media bukan pada tataran lapangan dan kondisi Real," Lanjut Saifuddin

Foto Kondisi Rumah Ibadah di Kabupaten Singkil

Perjanjian Izin Mendirirkan Rumah Ibadah di Kabupaten Singkil

Lebih lanjut Saifuddin menerangkan jika ada suatu perjanjian yang sudah sangat lama antara tokoh-tokoh Umat beragama di Kabupaten Aceh Singkil

Dia mengatakan, Dalam perjanjian itu hanya terdapat 1 Gereja dan 4 undang-undang. Namun Saifuddin mengatakan kondisinya saat ini sudah berbeda dan sudah ada sekitar 20 an Rumah Ibadah 

"Disamping itu, terkait jumlah Rumah Ibadah di Kabupten (Aceh) Singkil, sudah ada perjanjian sudah sangat lama antara tokoh-tokoh agama

Bila mengacu ke perjanjian tersebut, di singkil hanya terdapat 1 Gereja dan 4 Undang-undang," Terang Saifuddin

"Namun Kondisinya saat ini sudah jauh melebihi batas perjanjian tersebut. Kalau saya nggak salah ada sekitar 20-an Rumah Ibadah," sambungnya.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.