Bandara Eltari Tidak Jadi Ditutup, Surat Pemberitahun Dicabut Kembali Oleh Dinas Perhubungan NTT Karena Terlalu Mendadak -->

Bandara Eltari Tidak Jadi Ditutup, Surat Pemberitahun Dicabut Kembali Oleh Dinas Perhubungan NTT Karena Terlalu Mendadak

Patung Bernyawa
Kamis, Juli 08, 2021

    Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Kepala Dinas Perhubungan, ahirnya mencabut surat pembatasan Layanan Angkutan Udara, Laut dan Penyebrangan ke Daerah yang masuk Zona Merah Covid-19.

    Bandar Udara Eltari Kupang

    Surat yang di keluarkan Dinas Perhubungan NTT ini di keluarkan lalu dibatalkan pada hari yang sama yakni Selasa, Tanggal 6 Juli 2021 Malam.

    Alasan pembatalan Surata Pembatasan ini sendiri menurut Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka karena terlalu mendadak dan perlu di revisi kembali.

    "Selama Proses Perumusan Peraturan atau kebijakan pembatasan pelayanan angkutan Udara, Laut dan penyeberangan 

    maka seluruh operasional penerbangan tetap beroperasi secara normal mengikuti peraturan masional sampai dengan ketentuan lebih lanjut," Jelas Isyak Nuka dikutip Kamis, (8/7/2021)

    Isyak juga menjelaskan, Apabila terdapat peraturan atau kebijakan pembatasan pelayanan angkutan udara, laut dan penyeberangan yang akan di keluarkan Penprov NTT di kemudian hari, maka akan disosialisasikan terlebih dahulu sebelum berlakunya peraturan atau kebijakan tersebut.

    "Kemarin terkait pembatasan penerbangan dan penyebrangan di seluruh wilayah Nusa Tengga Timur, itu suratnya akan kita tarik dan kita Revisi Karena surat kita itu terlalu mendadak, tidak memberi ruang dan kesempatan kepada masyarakat.

    Karena Masyarakat sudah terlanjur memebeli tiket ke tempat tujuan mereka, sehingga pemerintah tentu tidak menutup mata, sehingga surat itu kita tarik kembali dan direvisi dan pemberlakukannya akan berlaku pada hari senin, tanggal 12 Juli 2021 nanti," Ijar Isyak

    Lebih lanjut, Kadis Perhubungan menjelaskan, yang di kehendaki oleh Penprov adalah semua penerbangan dari luar dan masuk ke NTT di perbolehkan dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana ketentuan yang berlaku.

    "Yang kita larang adalah kapal angkutan laut dari penyebrangan luar Nusa Tenggara Timur itu kita tutup, dan berlaku selama 2 minggu.

    Akan kita berlakukan mulai tanggal 12 Juli 2021 sampai 26 Juli 2021, " Lanjut Isyak melansir dari merdeka.com.

    Seperti di ketahui sebelumnya, Sejak selasa (6/7) kemarin beredar luas surat pemberitahuan pembatasan angkutan Udara, Laut dan Penerbangan yang dikeluarakan oleh Dinas Perhubungan Pemprov NTT

    Akan tetapi masih tanggal yang sama, Surat pemberitahuan Pembatasan itu kembali dibatalkan dan di tunda pada tanggal 12 juli 2021 mendatang

    Manager PT Angkasa Pura I El Tari Kupang, Iwan Novi kepada wartawan mengungkapkan, hasil pertemuan dengan Dinas perhubungan.

    Iwan menjelaskan jika pembatasan penerbangan masih berjalan dengan normal dan mengukiti peraturan Nasional sampai dengan ketentuan lebih lanjut.

    "Apabila terdapat pertanyaan atau klarifikasi terkait Hal tersebut dapat menghubungi Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Temggara Timur," Ujar Iwan Novi