Tidak Mampu Bayar Ambulan, Warga Angkut Mayat Pakai Motor

Tidak Sanggup Bayar Ambulans, Warga Bawa Jenazah menggunakan Sepeda Motor


Warga Desa Tamansari, Kecamatan Dringu Kabupten Probolinggo, Jawa Timur terpaksa membawa Jenazah Lansia Bernama Sopo (60) menggunakan Sepeda Motor karena pihak keluarga tidak mampun membayar sewa ambulans.


Bisa dibayangkan bagaimana seorang manusia yang telah meninggal di paksa duduk di atas motor yang berkapasitas 2 orang ini.


Pembawa Motor dan yang bonceng sambil menahan mayat di belakangnya tentu merasa sangat kepayahan sepanjang perjalanan.


Benarkah seperti Itu yang terjadi pada Almarhum Sopo, yang di ketahui sebelum meninggal sempat mengalami sakit dengan pendarahan keluar dari mulutnya.


Sempat di larikan kerumah sakit namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia di tempat itu.


Nasib Warga miskin, Istilah yang tepat untuk menggbarkan perjuang warga desa taman sari dalam memulangkan Jenazah Sopo menggunakan Sepeda motor.


Pasalnya, meski sudah menggunakan BPJS namun keluarga Sopo tetap di mintai uang sebesar Rp. 800.000 oleh rumah sakit untuk biaya Ambulans


"Sakit keluar darah dari mulut, di bawa ke rumah sakit, tidak sampai menginap, korban lalu meninggal dunia.


Sebenarnya sudah ter-cover pakai BPJS, terus di kintai biaya Ambulans Rp. 800.000 sama pihak RAUD wonolangan" Ujar tetangga Sopo Bernama Nur Ali


Kabar tentang warga membawa Jenazah menggunakan Sepeda Motor kemudian sampai ke Polsek Dringu sehingga polisi langsung bergerak ke lokasi.


Polisi Rupanya tidak ingin terjadi Hal-hal yang tidak di inginkan berdasarkan pantauan Media dan komentar-komentar warganet yang geram dengan tingkah rumah sakit seperti tidak memiliki toleransi terhadap warga Miskin.


Kapolsek Dringu Iptu Bagus Purnomo menjelaskan, untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan jajaran Polsek Dringu turun tangan untuk melakukan Mediasi antara Keuarga dan pihak rumah sakit


"Kejadiannya memang malam kemarin, dalam diagnosa dokter, korban mengalami sakit radang paru-paru. Tidak berselang lama, pukul 18.00 WIB, oleh dokter di nyatakan meninggal dinia," Ujar Kapolsek Iptu Bagus Purnomo, Saat di konformasi pada (6/6/2021)


"Yang pasti kita akan menyelesaikan kasus ini sesuai aspirasi kedua belah pihak" Ujar Bagus Lagi melansir merdeka.com pada selasa (8/6/2021)


Kabar Jenazah di bawa dengan menghunakan Sepeda Motor tersebut juga sempat di luruskan oleh Polisi karena terlanjur Viral di media sosial.


Iptu Bagus mengatakan, Jenazah di bawah bukan menggunakn sepeda Motor Roda dua, melainkan sepeda motor Roda tiga


"Sehingga tidak separah bayangan yang ada di amayarakat. Terkait asal muncul perkara tersebut langsung ke rumah sakit saja" Lanjut Bagus.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.