Salah Info Terkait Bantuan, Ketua DPRD Alor: Bupati Sebar Hoax, Rakyat Alor Malu -->

Salah Info Terkait Bantuan, Ketua DPRD Alor: Bupati Sebar Hoax, Rakyat Alor Malu

Patung Bernyawa
Kamis, Juni 03, 2021

    Salah Terima Informasi Terkait Bantuan, Ketua DPRD Alor Sebut Bupati Sebar Hoax, Rakyat Alor Yang Malu

    Ketua DPRD Alor, ENNY ANGGREK bersama Bupati Alor Amon Djobo

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Alor, Enny Angrek SH menyebut Dewan dan Rakyat Alor malu akibat ulah Bupati Amon Djobo

    Enny menilai, apa yang di lakukan Bupati Alor yang terekam Kamera beberapa waktu lalu terlihat sedang memarahi Staf Kemensos, merupakan hal yang memalukan bagi rakyat alor yang terkenal dengan adat istiadat dan penghormatan tinggi terhadap sesama.

    "Kami sangat malu dengan Viralnya Video Bupati Alor yang marah, maki-maki, Fitnah dan bahkan ancam ibu menteri Sosial" Ujar Enny Pada Pos Kupang, Rabu (2/6/2021) Sore.

    Bupati Alor menurut Enny Tidak memiliki Etika dan Sopan santun sebagai pejabat Negara.

    " Etika Sopan satun sebagai pejabat Negara Sama Sekali tidak Ada" Ujar Ketua DPRD Perempuan itu.

    Enny Anggrek Bahkan menyebut Bupati Amon telah menyebarkan Hoax dalam Video yang beredar dan Viral tersebut.

    "Bantuan itu dari Ibu Mensos, bukan Bantuan PKH, apa yang di sampaikan Bupati itu Hoax. Sebagai Bupati ia (mestinya) paham, PKH itu Bantuan tunai yang langsung masuk ke rekening Masyarakat penerima Bantuan" Ujar Enny

    Enny kemudian bercerita, terkait kronologi Bantuan Bantuan yang maksusd Bupati Amon Djobo sebagai PKH tersebut.

    Enny Mengatakan, Pada 5 April 2021, Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan komunikasi dengannya terkait Bantuan itu.

    Pasalnya, Bupati Amon Djobo dan Sekda Sony Alelang tidak dapat di hubungi pihak kementrian dari Kemensos.

    "Saat itu Ibu Mensos menghubungi Bupati tapi tidak bisa, Nomor Handphone sudah di ganti dengan yang tidak di ketahui Ibu Menteri.

    "Bupati Punya (nomor) Handphone sudah di ganti karena masalah dengan TNI, Sekda tidak bisa di hubungi karena Handphone di tahan di Polres," Lanjut Enny Menjelaskan

    Karena itu, dalam situasi Darurat Ujar Enny Anggrek, Makan Mensos Tri Rismaharini berkoordinasi dengannya dan saat itu Enny memberi masukan untuk berkoordinasi dengan Bulog.

    "Saya bilang ke Ibu, di Bulog ada Paket Sembako, ia nanti saya siap untuk bantu Distribusi bersama Korda sembako maupun Korkap PKH," Ujar Enny lagi

    Perempuan yang juga menjabat ketua DPC PDIP Alor tersebut menjelaskan saat itu didistribusikan 200 paket sembako ke pantar dan 500 paket ke Alor.