Lucu, Polisi Razia Arit Petani, Netizen: Kenapa Tidak Sekalian Rumah Makan dan Dapur Warga

Sebuah Foto yang memperlihatkan 2 orang petani yang sedang memegang Arit di hampiri polisi viral di media sosial.

Polisi Razia Petani yang hendak Kesawah

Pasalnya, kedua orang petani tersebut di hampiri Razia polisi karena terlihat membawa arit padahal mereka hendak kesawah.

Polisi yang merazia ini pun mendapat beragam komentar dari warganet, ada yang menertawakan tindakan polisi sampai ada yang menyarankan agar warung makan juga harus di Razia karena ada pisau dapur disana.

Patroli Polsek Kedung, IPDA GINYONO SH bersama Ka SPKT Aiptu Kunardi melaksanakan Patroli selasa siang, melansir dari cmczona.com, Sabtu (5/6/2021)

Dalam perjalanan mereka menjumpai dua orang petani yang sedang membawa senjata tajam jenis sabit, di jalan desa Bulak Baru, kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara Jawa Tengah.

Kedua petani pun di hampiri Patroli dan langsung dintanyakan perihal senjata yang mereka bawa oleh IPDA GINYONO dan rekannya

Setelah mendapat jawaban kedua petani bahwa mereka hendak kesawah untuk membersihkan rumput, Polisi kemudian menasehati agar keduanya hati-hati dalam menggunakan Senjata yang di bawahnya, 

Di samapaikan agar senjata Sabit yang di bawahnya di salah gunakan dan jangan Sampai melukai orang lain.

Akibat foto Viral tersebut, Ribuan komentarpun berdatangan dari penghuni internet di seluruh indonesia.

Rata-rata komentar yang di sampaikan bernada candaan dan beberapa yang terlihat berkomentar dengan tulisa positif.

Deny Adinata: "kepada bapak polisi, hati-hati kalau makan di warteg, karena banyak sekali orang membawa senjata jenis pisau, bendo, gobang yang bisa melukai orang lain," Tulis Denny

Muhammad Ilham M: " cukup menghibur, coba pak kalau operasi itu tengah malem, tempat yang banyak rawan begal, bukan malah  ke pedesaan," Tulis Ilham

Yudhianto: " Tolong Razia Ibu2 di daerah saya, mereka mempersenjatai diri dengan pisau di dapur rumahnya," komentar Yudhianto

Misgianto: "saya (waktu) kelas 3 SD, tiap hari udah bawa golok yang panjang bilahnya mencapai 30cm. Sepulang sekolah mengembala kambing. Gunanya golok itu ya misalnya kalau ada nangka, pepaya, dll yang perlu di eksekusi," tulis Misgianto

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.