Ketua DPRD Lapor Polisi, Gubernur NTT Panggil dan Marahi Bupati Alor, Buntut Dari Video Memaki Staf Kemensos -->

Ketua DPRD Lapor Polisi, Gubernur NTT Panggil dan Marahi Bupati Alor, Buntut Dari Video Memaki Staf Kemensos

Patung Bernyawa
Jumat, Juni 18, 2021

    Gubernur NTT ahirnya turun tangan dan panggil Bupati Alor, Amon Djobo terkait Video Viral Marahi Staf Kemensos di Rumah Jabatan beberapa waktu lalu.

    Gubernur NTT BeribTeguran Keras Kepada Buapti Alor

    Pernyataan ini di sampaikan oleh Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelahu.

    Marius mengatakan, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat telah menegur Keras Bupati Alor, Amon Djobo karena tindakannya yang memarahi staf Kemensos soal bantuan PKH.

    "Gubernur NTT sudah memanggil yang bersangkutan ke kupang, dan menegur dengan keras terhadap Bupati Alor, Amon Djobo 

    Untuk tidak mengatai siapapun dengan kata-kata yang tidak patut dikatakan seorang pejabat pemerintahan," Ujar Marius Ardu Jelahu di Kupang seperti di kutip dari Antara, Jumat (18/6/2021)

    Marius menambahkan, Gubernur Viktor telah memperingatkan sang Bupati untuk tidak mengulangi perbutannnya.

    Menurutnya, sebagai seorang pejabat pemerintahan Bupati Alor tak perlu melakukan tindakan tersebut. Pemprov pun berharap agar masalah tersebut tidak sampai ke ranah Hukum.

    Karena seperti di ketahui sebelumnya, Ketua DPRD Alor Enny Anggrek melaporkan tindakan Bupati Alor tersebut ke Bareskrim Mabes Polri.

    "Kami berharap laporan ketua DPRD Kabupaten Alor bisa di tinjau kembali dan menyelesaikannya secara kekeluargaan," Lanjut Marius

    Disisi lain, Ketua DPRD Alor, rupnya tidak menghiraukan permintaan Pihak Provinsi NTT untuk menyelesaikan Kasus dengan cara kekeluargaan.

    Enny bahkan mengatakan, Tujuan dia melaporkan Bupati Alor karena Sang Bupati di nilainya telah mempermalukan dirinya dan Kemensos Tri Rismaharini.

    "Tujuan saya ke Mabes Polri, untuk melaporkan Video Viral yang di lakukan Bapak Bupati Alor, yang mena telah mempermalukan kami dalam hal ini Ibu Mensos, saya sebagai ketua DPR dan dua Staf Kemensos," Ujar Enny Pada kamis (17/6/2021)

    Ketua DPRD Alor Laporkan Bupati Alor Ke Bareskrim Mabes Polri

    Enny juga menilai, kemarahan Bupati Alor turut mencemarkan nama baik dan menyebar Fitnah serta Hoax. 

    "Ini sangat Malu dan kata-katanya sangat Jorok, apalagi kita orang NTT pasti semua tahu dengan bahasa makiannya itu sangat memalukan kaum perempuan," Lanjut Enny

    Enny juga mengklaim bahwa pengaduan yang Ia lakukan itu telah mendapat persetujuan Masyarakat.

    Dia juga mengungkapkan Dampak buruk dari sikap Bupati Alor terhadap pandangan Masyarakat luas, seperti yang terjadi pada seorang mahasiswa di Jogja yang di buli teman-temannya karena mengaku dari Alor.

    "Seperti ada kejadian Mahasiswa lagi Ujian bilang dari Kabupaten Alor, itu di hura (Bulli) atau di sinis sama temaa-temannya sehingga orang tuanya datang ke saya menyampaikan sanak saya lagi depresi Stres, karena di bilang skripsinya pemeberdayaan ekonomi di kabupaten Alor," Tutur Enny