Halaman Facebook

Kapitra: Komnas HAM Dibubarkan Saja, Sudah Melampaui Wewenang

Pimpinan KPK di Panggil Komnas HAM Soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Politikus PDIP Mempertayakan Hubungannya Dengan Pelanggaran HAM Berat, Apa?

Komnas Hak Asasi Manusia (HAM)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera menilai, pemanggilan terhadap pimpinan KPK oleh Komnas HAM di luar kewenangan.

Dia menyebut, Komnas HAM hanya memiliki kewenangan untuk menangani pelanggaran HAM berat, bukan ngurusi soal TWK KPK.

"Saya rasa Komnas HAM ini harus di bubarkan karena telah melampaui kewenangannya atau Abuse Of Power
Karena kewenangan Komnas HAM, menurut Undang-undang hanya 2 hal, Crime Against Humanity dan Genosida," Jelas Kapitra, Rabu (9/6/2021)

Kapitra juga mempertanyakan indikasi pelanggaran HAM Berat apa yang telah di lakukan KPK terhadap Tes Wawasan Kebangsaan

"Kalau KPK kan ini soal tes orang tidak lolos ikut tes. Hubungannya dengan pelanggaran HAM berat, apa?" tanya Kapitra

Adapun Komnas HAM, menerima laporan dugaan pelanggaran HAM terhadap pimpinan KPK di laporkan oleh wadah pegawai KPK.

Pemanggilan pimpinan KPK oleh Komnas HAM sendiri di lakukan dalam merespon 75 orang pegawai KPK yang di bebas tugaskan setelah dinyatakan tidak lolos TWK.

Politikus PDIP, Kapitra Ampera

Komnas HAM pun berjanji akan menyelidiki kepatuhan KPK dalam memenuhi standar dan norma hak asasi manusia terkait tes wawasan kebangsaan.

Polemik ini sendiri bermula dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Para pegawai di wajibkan mengikuti tes tersebut sebagai bagian dari proses alih status dari Pegawai menjadi ASN.

Dari tes tersebut, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos Tes, Ketua KPK Firli Bahuri pun sudah mengeluarkan surat pembebastugasan ke-75 pegawai tersebut.

Kemudian KPK melakukan pembahasan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) di putuskan, 51 dari 75 pegawai yang tidak lolos TWK di berhentikan

Sementara itu, sebanyak 1.271 pegawai KPK yang lolos Tes Wawasan Kebangsaan, telah di lantik menjadi ASN pada, Selasa (1/6/2021)