Jokowi di Gugat 2,6 Triliun Oleh DPR PAN Aceh, Apapun Yang Salah, Itu Salah Presiden

Entah Cari sensasi atau memang benar ingin memperjuangkan Aspirasi Rakyat, seorang anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) menggugat Presiden Jokowidodo sebesar 2,6 Triliun karena di anggap melakukan perbuatan melawan Hukum.

Presiden RI Ir H Jokowidodo

Tindakan DPR aceh bernama Asrizal H Asnawi ini pun di sesalkan oleh atasannya sendiri, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

Pasalnya, Asrizal menyampaikan gugatan ke Jokowi melalui pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait pengelolaan Blok Migas di Aceh

Dalam petitum gugatannya, Asrizal meminta agar PT Pertamina (Persero) membayar uang sebesar Rp 2.667.913.000 sebagai hasil blok migas yang di kekola pertamina kepada pemerintah Provinsi Aceh.

Menanggapi Hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan, Anggota Fraksi PAN aceh tersebut mestinya menguatamaka Dialog.

Eddy juga menyayangkan Sikap Asrizal yang tidak menghubungi dirinya terlebih dahulu sebelum melayangkan gugatan kepada Presiden

Padahal selain Atasan dari Asrizal di Partai, Eddy juga adalah Wakil Ketua Komisi VII yang memang mebidangi Sektor Energi termasuk minyak dan Gas

Eddy bahkan menjelaskan Komisi VII siap menjadi Fasilitator antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terkait persoalan tersebut.

"Kami di komisi VII bisa menjadi fasilitator terhadap hal-hal tersebut, jadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah, antara kepentingan daerah dengan kementrian ESDM dengan SKK miga," Jelas Eddy

Eddy berpendapat, persoalan itu dapat selesai lebih cepat melalui proses dialog ketimbang membawa persoalan itu ke rana hukum.

"Menurut hemat kami, suapaya mempercepat proses, paling tidak di laksanakan proses dialog terlebih dahulu, jangan langsung menggugat, karena dengan proses dialog banyak opsi yang di hasilkan" Ujar Eddy Soeparno, pada (4/6/2021)

"Kalau sudah jalur pengadilan yang di tempuh, tentu hal itu kemudian masuk kedalam proses acara formal, sehingga opsi-opsi yangvada juga tidak banyak dan hasil yang di dapat belum tentu maksimal" Ujar Eddy lagi

Di beritakan sebelumnya, Asrizal H Asnawi mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap presiden Jokowidodo dan sejumlah pihak lainnya terkait penegelolaan Blok migas di aceh

Blok Migas Aceh

Dalam gugatannya dengan nomor perkara 321/pdt.G/2021/PN jkt.pst, Asrizal selalu tergugat menggugat 4 pihak yakni Presiden Republik Indonesia (RI) cq Menteri Energi dan Sumber Mineral (ESDM) selaku tergugat I

Kemudian Presiden RI cq Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi selaku tergugat II.

Selanjutnya PT Pertamina (Persero) selaku tergugat III dan Presiden RI cq Menteri ESDM cq Kepala Badan dan Pengelola Minyak dan Gas Aceh sebagai tergugat VI.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.