Oknum Polisi Yang Bakar Istri di Papua, Akan Dipecat dan Sanksi Penjara 15 Tahun

Sebuah kejadian mengerikan di lakukan oleh oknum angggota polisi di sorong, papua baru-baru ini bikin merinding.

Bripka I Putu Susitana (Kiri) saat Foto bersama Istrinya DB (kanan). Gambar dari Edotor INewspapua.id

Mengalami kesulitan Ekonomi, Oknum Polisi Bernama I Putu Susitana dengan pangkat Brigadir kepala (Bripka) ini tega menganiaya dan membakar istrinya sendiri.

Karena perbuatannya tersebut, I Putu pun kemungkinan besar akan di pecat dari jabatannya sebagai anggota polisi.

Bukan hanya itu, Menurut keterangan Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, mengatakan jika Bripka I Putu Susitana juga terancam di kenai sanksi 15 tahun penjara.

AKBP Ary Nyoto Setiawan, mengungkapkan, oknum polisi yang di kanai sanksi 2 tahun penjara saja sudah harus di pecat apalagi kasus yang meyebabkan Korbannya meninggal Dunia.

"Di pecat pasti," Ujar AKBP Ary Nyoto Setiawan di Kota Sorong, Papua, seperti melansir dari Inewspapua.id, Sabtu (26/6/2021)

Ary menjelaskan, dari hasil pemerikasaan Medis di RSUD Sele Be Solu, Sorong. Korban mengalami luka Bakar serius di sekujur tubuhnya.

Selain itu, ditemukan juga bekas luka diduga di lakukan oleh Oknum Polisi berpangkat Brigadir Kepala tersebut.

Seperti di beritakan sebelumnya oleh suaraakarrumput.com, seorang oknum anggota polisi di sorong, Papua, membakar Istrinya sendiri karena persoalan ekonomi keluarga, pada 22 Juni 2021.

Ia membakar Istrinya setelah sebelumnya sempat meminjam sejumlah uang ke Kapolres Papua AKBP Ary Nyoto Setiawan.

Tak beberapa lama dari Pinjaman yang di ajukan di tolak oleh Kepala Polisi kota sorong ini, Oknum Polisi berinisila IPS atau Bripka I Putu Susitana memabakar Istrinya sendiri.

Diketahui pasangan ini baru menikah 3 bulan yang lalu. dan DB (inisial istri oknum polisi) sendiri merupkan istri kedua daru Bripka I Putu Susitana.
Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.