DPRD di Tuduh Minta Tandon, Yuven Tukung: Ada Yang Panik, SK Penerima Ada di Tangan Kami

DPRD di Tuduh Minta Tandon, Yuven Tukung: Ada Yang Panik, SK Penerima Ada di Tangan Kami

Yuvensius Tukung, S. Pd
( Anggota DPRD Kota Kupang, Ketua Fraksi Nasdem)


Beredarnya Surat Tanpa Tanggal yang di tanda tangani Oleh Kepala Badan Pelaksana Bantuan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maxi Jemy Derens Diolek, S.Pd., M.Si, kini menjdi bahan perbincangan warganet dan Masyarakat Kota Kupang.

Pasalnya, dalam surat itu, nama-nama anggota DPRD penerima bantuan Tandon berjumlah 8 orang tertulis jelas beserta Jumlah Tandon yang diminta.

Surat yang tidak memiliki keterangan dan Tanggal tersebut di bagian Kop/kepala suratnya tertulis "JUMALAH TANDON YANG DIMINTA OLEH ANGGOTA DEWAN"

Berurutan dari nomor 1 sampai 8 tertulis nama-nama dan Jumlah Tandon

  1. Pak Epi Seran Jumlah (tandon yang di minta) 2 Tandon
  2. Ibu Walde Taek, 3 Tandon
  3. Pak Alfred, 2 Tandon
  4. Pa Bai Dima, 2 Tandon
  5. Pak Livin Ston Kadja, 2 Tandon
  6. Ibu Dian Bire, 2 Tandon
  7. Pak Richar Odja, 1 Tandon
  8. Pak Kana, 1 Tandon
Menanggapi Hal tersebut, Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung, S.Pd menjelaskan tidak ada nama Anggota Dewan Penerima Tandon.
Sebuah Surat beredar tentang jumlah Tandon yang di Minta DPRD Kota Kupang

Yuven mengatakan, pihaknya sudah memgantongi SK penerima bantuan tandon dan tidak ada 1 pun nama anggota Dewan.

"SK Penerima ada di Kita punya tangan, dan tidak satu pun dalam SK di maksud tercantum nama anggota Dewan"
Ujar Yuven Tukung saat di konfirmasi melalui Pesan Singkat (WA), Pada Sabtu (12/6/2021)

Yuven melanjutkan, Pihaknya juga bahkan telah memanggil Ketua BPBD untuk menjelaskan terkait mekanisme penyaluran Bantuan tersebut.

Menurut Yuven, Penjelasan dari Ketua BPBD terkait penentuan penerima Bantuan Tandon sudah sesuai mekanisme yakni melalui kelurahan, Hasil Reses atau Usulan Dewan dan Survey

"Saat di tanya dalam rapat pansus, bagaimana mekanisme penentuan penerima bantuan tandon, Kepala BPBD jawab melalui mekanisme, Usulan melalui kelurahan, hasil reses/usulan Dewan dan Survey," Tegas Yuven Tukung

Anggota Dewan dari Dapil 3 (Kecamatan Oebobo) kota kupang ini menjelaskan jika jawaban yang di sampaikan kepala BPBD juga terekam dalam Risalah Sidang.

Ia menambahkan, dirinya tidak menampik ada Anggota Dewan yang mengusulkan nama masyarakat penerima bantuan, Hal itu menurut Yuven tidak melanggar aturan dan itu Sah.

"Teman2 mengusulkan nama masyarakat penerima bantuan betul dan itu sah" Lanjut Anggota DPRD dua periode yang juga Ketua Fraksi Nasdem ini.

Akan tetapi, itu Usulan Bukan rujukan yang harus di ikuti oleh kepala BPBD sebagai penyalur Bantuan.

Seperti di ketahui sebelumnya, Dunia Jagad Maya NTT di Hebohkan oleh penemuan Tandon bantuan berukuran 5000 liter oleh masyarakat di kediaman Pribadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang.

Namun, saat Tim Pansus melakukan Uji Petik dan menyambangi Rumah yang di maksud, Tandon tersebut sudah tidak berada disana.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari petugas yang mengatarkan Tandon serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD kota kupang mengatakan Tandon saat penyaluran di antar ke rumah Sekda Kota Kupang.

Anehnya, Nama yang tertera sebagai penerima bantuan yang ditemukan Pansus atas Nama Mozes Gaeloni yang beralamat di kelurahan Merdeka namun tandon di antar ke kelurahan Oetete (rumah Sekda)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.