Halaman Facebook

Anggota DPRD Kota Kupang di Tuding Minta Tandon Ke BPBD, Akun FB Nokas Abi: Sangat Memalukan

akun Facebook bernama Nokas Abi menuding anggota DPRD kota kupang telah meminta Tandon kepada BPBD sebanyak masing-masing 15 tandon.

Foto By Unggahan Akun Nokas Abi

Nokas Abi pun menulis rincian nama-nama anggota DPRD yang menerima tandon dan menyebut kelakuan DPRD (Kota Kupang) sangat memalukan.

Postingan yang di unggah dalam grup Viktor Lerik (Veki lerik) bebas bicara bicara bebas (VLBB) telah mendapat 70 suka postingan dan Mendapat 82 komentar saat berita ini di tulis.

Namun dalam postingan Foto yang di unggah akun Nokas Abi tidak menunjukkan bahwa nama-nama yang di tulis mendapat masing-masing 15 Tandon seperti yang dia sebutkan.

Pada Foto dokumen Justru menunjukan masing-masing nama yang tertulis hanya mendapatkan 2 sampai 3 tandon perorang.

Akun ini juga menulis bahwa bahwa tulisannya itu sesuai berita yang di lansir akan tetapi dia tidak memberikan keterangan dari media berita apa yang dia melansir (kutip)

Berikut adalah isi Postingan Nokas Abi

sesuai berita yang di lansir kelakuan anggota DPRD sangat memalukan kode etik DPRD dalam rapat pembahasan LKPJ .

ketua penerima tandon

-ketua yuven

-wakil walde

-anggota epy seran

-anggota alfred

-anggota bai dima

-anggota living ston kadja

-anggota diana bire

-anggota richard odja

-anggota kana

mereka juga memberikan stetmen akan bersama anggota pansus untuk melakukan sidak orang penerima tandon air yg di bagikan BPBD .

tapi kenyataannya mereka sendiri sebagai wakil rakyat meminta tandon kepada BPBD secara pribadi masing masing sebanyak 15 tandon sangat di sayangkan.

kira kira saaa tandon tersebut mau pi kasih rakyat atau pi jual kembali di tokoh bangunan, soalnya tandon tersebut punya harga jutaan rupiah

kelakuan DPRD setelah permasalahan yang begitu banyak dan banyak putar balek dan menyalahkan orang lain terbukti dari sini

dan sidak yang di lakukan di beebrapa tempat tidak ada kode etikya sebagai anggota dewan. memalukan dan miris sekali ...

kayaknya priode berikut bosong pung nama nama yang minta tando bt yakin sonde lanjut priode berikut , duduk diam di rumah sudah katong sebagai masyarakat cara wakil rakyat yang sebenarnya yang mau memerhatikan masyarakatnya ..

bukti sudah ada degan nama penerima kira kira besong semua penerima mau klarifikasi apa lee ??? ada tanda tangan kepala BPBD pakk beda na eee kalo jadi DPRD

ini baru masyarakat tau basong yg sebenarnya sebagai anggota DPRD , masyarakat masi percaya koo ???

Pada Ahir Postingannya Akun Facebook atas Nama Nokas Ani mengunggah kedua Foto sepertindi bawah ini.

Tangkapan Layar facebook pada Grup VLBB