Sidang Pembacaan Tuntutan, Andy Riski di Tuntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta -->

Sidang Pembacaan Tuntutan, Andy Riski di Tuntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta

Patung Bernyawa
Jumat, Juni 11, 2021

    Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Kupang menggelar sidang pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus dugaan pengalihan aset tanah di Karanga, Labuan Bajo, Mabar (10/6/2021)

    Andi Riski Nur Cahya SH, Foto By RakyatNTT.com

    Dalam sidang tersebut, pembacaan tuntutan ditujukan untuk 5 Terdakwa yakni, Andi Riski Nur Cahya, Ente Puasa, Mahmud NIP, Haji Sukri, Supardi Tahia dan Dai Kayus

    Kelima terdakwa itu, 4 di antarnya di tuntut 8 tahun Penjara sementara 1 orang terdakwa lainnya atas nama Haji Sukri di tuntut 9 Tahun penjara.

    Pembacaan tuntutan itu sendiri di lakukan langsung oleh JPU Hery Franklin dan Hero Ardy Sapitro dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur  (Kejati NTT)

    Pembacaan Tuntutan

    Dalam Tuntutannya JPU Kejati NTT menuntut masing-masing Terdakwa sebagai berikut;

    • Andi Riski Nurcahya dituntut 8 tahun penjara dengan denda sebesar Rp.750 juta
    • Mahmud Nip di tuntut 8 tahun penjara dan denda Rp.750 juta
    • Ente Puasa di tuntut 8 tahun Penjara dan Denda Rp. 800 juta
    • Dai Kayus di tuntut 8 tahun penjara dan denda Rp.750 juta
    • Haji Sukri di tuntut 9 tahun penjara dan denda Rp.850 juta

    Untuk di ketahui, sidang ini di pimpin oleh Majelis Hakim Ketua Fransiska D. P. Nino, SH.,MH dan Anggota Ngguli Liwur Mbani Awang, SH.,MH serta Gustap Marpaung, SH

    Seperti di ketahui sebelumnya Andi Riski Nur Cahya bersama 12 terdakwa lainnya di tangkap oleh Kejati NTT pada 14 Januari 2021 di labuan bajo, Manggarai Barat.

    Mereka di tangkap atas dugaan penggelapan Aset pemda yang ada di Karanga Labuan Bajo.

    Mereka kemudian di bawa ke kupang untuk di amankan sebelum di lakukan proses persidangan lebih lanjut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang.

    Andi Riski Sendiri sebulan sebelum penangkapan merupakan Calon Wakil Bipati Kabupaten Manggarai Barat yang berpasangan dengan Pantas Ferdinandus,  pada Nomor Urut 1.

    Namun keduanya kalah pada pemilihan tanggal 9 Desember 2020 dan harus merelakan Kursi Bupati di tempati oleh Pasangan Edistasius Endi, SE dan Dr. Yulius Weng.