Umat Kristen Rela Menunda Misa Kebaktian KYK Agar Umat Muslim Bisa Sholat di Halaman Depan Gereja

Setiap kali melihat Indahnya Kerukunan dan Rasa Toleransi antara sesama Umat beragama di Indonesia, rasa haru dan sekaligus sedih berkecamuk dalam hati.

Umat Muslim Melaksanakan Shalat Idil Fitri di depan Gereja Joyodiningrat, Solo, Jawa Tengah.

Haru karena bangga bahwa orang indonesia sangat luar biasa mejaga perdamaian di saat negara-negara seperti Israel dan Palestina, Iraq dan Iran, Arab dan Yaman, berperang atas nama Agama dan kelompok.

Namun sedih karena Fenomena ahir-ahir ini yang di lakukan kelompok kecil di indonesia, hendak merusak tatanan yang sudah di bangun sejak lama dan Turun temurun ini.

Beruntung di tengah hiruk pikuk bangsa dalam membasmi intoleran, radikalosme dan terorisme ternyata masih ada umat yang terus menjaga tradisi saling menghormati antara agama satu dan agama yang lainnya.

Seperti yang terjadi di Solo Jawa tengah. Ini merupakan Contoh untuk kita semua bahwa Tuhan tidak membatasi Ruang sekecil apapun di dunia ini untuk melakukan kebaikan.

Umat Kristen disini Bahkan rela menunda Ibadahnya karena menghormati Umat Muslim yang sedang berbaris Shalat di halaman Gereja mereka padahal mereka hanya sekedar lewat memasuki Gereja untuk melakukan Misa Kebaktian Kenaikan Yesus Kristus

Umat Muslim yang beribadahpun sepertinya tidak terlalu mempedulikan polemik Ceramah Gusmiftah di Gereja yang sempat Firal minggu lalu.

Mungkin menurut mereka, Jika Tuhan Allah berkehendak dan jika Apa yang mereka lakukan bertahun-tahun lamanya di depan Gereja Joyodiningrat SALAH, maka tuhan sudah pasti menunjukan Caranya, dan Ulama yang ikut beribadah pun sudah melarang Sholat Id disana.

Umat Kristen di Solo Mengundur Jadwal Misa Kebaktian Kenaikan IsaAl-Masih Karena Memberikan Kesempatan Untuk Umat Islam yang Melaksanakan Sholat Idil Fitri


Sebuah wujud Toleransi di perlihatkan saat pelaksanaan Shalat Idil Fitri 1442 Hijriah di sebuah Gereja dan Mesjid di Solo Jawa Tengah (13/5/2021)

Diketahui, Perayaan Lebaran Idil Fitri tahun ini bersamaan dengan Kenaikan Isa Al-Masih

Mengetahui Ibadah Umat Muslim di laksanakan bertepatan dengan jadwal Misa kebaktian yakni pagi hari, Umat Kristen memilih mengundur Jadwal Ibdahnya.

Hal itu di lakukan agar umat muslim bisa melaksakan ibadah berjamaah di depan gereja dengan tenang.

Pendeta GKJ Joyodiningrat Nunung Istining Hyang mengatakan, pihaknya sudah mengetahui sejak lama jika perayaan Isa Al-Masih dan Idil Fitri tahun ini jatuh pada hari yang sama.

"Karena kita sudah tau sejak lama kalau bersamaan waktunya. Shalatnyakan pagi, kita menata jadwal ibadah kita pada jam 5 Sore." Ujar Pendeta Nunung

Sementara itu, Ketua Takmir Mesjid Al Hikmah Muhammad Nasir Abubakar mengatakan, Pihak mesjid dan gereja memang sudah saling menjaga toleransi antara umat beragama sejak lama.

"Ini saling menghormati luar biasa, saling menajaga betul dari dulu sampai sekarang" Ujar Nasir

Dia juga mengatakan kepada wartawan jika hal seperti Itu tidak usah di komentari berlebihan karena menurut dia itu tradisi ini sudah sejak lama dan tidak boleh berubah.

"Dan seperti ini jangan di kotori, tidak boleh. Jadi tidak boleh masyarakat mengganggu suapapun, tidak boleh" Pinta Nasir

Dia juga menekankan jika pentingnya rasa toleransi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. "Ya disini pentingnya kita berpancasila, tahu makna bahwa walau kita berbeda tapi kita tetap satu" Tutup Nasir

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.