Anggota TNI-Polri Geledah Asrama Universitas Cerderawasih Papua, Karena di Duga Jadi Markas Organisasi Sayap OPM -->

Anggota TNI-Polri Geledah Asrama Universitas Cerderawasih Papua, Karena di Duga Jadi Markas Organisasi Sayap OPM

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 22, 2021

    Ratusan Anggota TNI-Polri melakukan penggeledahan di Asrama Mahasiswa Universitas Cenderawasih (UCP) Papua karena di duga sebagai Markas organisasi sayap OPM.

    Personel Gabungan TNI-Polri melakukan penggeledahan di Asrama Iniversita Cenderawasih papua.

    Polisi menyebut, Asrama Mahasiswa UCP telah di jadikan markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM)

    Proses penertiban Asrama Mahasiswa yang terletak di kawasan perumnas IV, Distrik Heram kota Jayapura Papua, Jumat 21 Mei 2021 tersebut sempat mendapat perlawanan

    Pasalnya, ada beberapa orang penghuni mencoba bertahan dan melakukan penutupan gerbang utama Asrama.

    "Saat pengosongan, sempat ada beberapa penghuni asrama yang mencoba bertahan, penghuni asrama sempat melakukan penutupan pagar

    Namun di buka paksa oleh aparat keamanan, sehingga prosesnya tadi cukup lama" Ujar Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav Urbinas (21/5/2021)

    Dari hasil penggeledahan, Aparat Gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan antara lain, Bendera Bintang Kejora, Atribut dan Dokumen KNPB

    Asrama Mahasiswa UCP di tertirtibkan Selain karena telah menjadi Markas KNPB juga di sinyalir Menjadi penyimpanan barang curian.

    "Disitu di sinyalir di gunaksn KNPB untuk sekretariat sekaligus tempat tinggal, tapi pada saat kami masuk sudah tidak ada orang" tutur Gustav

    Kapolres Jayapura Kota ini menghimbau, agar hari itu adalah yang terahir untuk Hal-hal yang bertentangan dengan NKRI.

    "Saya berharap, hari ini hari terahir untuk Hal-hal yang bertentangan dengan aturan NKRI, terahir di lingkungan rusunawa ini" Lanjut Gustav

    Penertiban itu sendiri di lakukan pada 6 unit Asrama serta 4 bangunan Rusunawa yaitu Blok A dan B, ujar Gustav melansir dari kabaroapua.co

    Sebanyak 800 personel aparat gabungan di kerahkan untuk melakukan penertiban dan berhasil mengosongkan 10 Unit Bangunan.

    Lebih lanjut Gustav menyapaikan, pihaknya akan menempatkan personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan lokasi tersebut

    "Jadi ini warning keras dari saya, tidak ada tempat untuk menguasai aset pemerintah ataupun Universitas untuk kelompok ilegal yang mengganggu masyarakat, merong-rong NKRI" Tegas Gustav

    Hasil Penggeledahan Petugas

    Dari hasil pendataan yang di lakukan Petugas gabungan TNI-Polri, di temukan beberapa Fakta yang cukup mencengankan.

    Mulai dari di terdapat penghuni yang bukan Mahasiswa, Memiliki Anak, Kandang ternak, sampai 18 unit Sepeda Motor yang di duga hasil curian. termasuk Dokument KNPB, Bendera Bintang Kejora dan beberapa Senjata Tajam.

    Meski petugas menemukan beberapa dokumen dari KNPB yang berafiliasi dengan OPM serta Bendera Bintang Kejora, namun polosi tidak menemukan Anggota mereka KNPB maupun OPM.

    "Kami tidak menemukan pengurus dan Anggota KNPB di Asrama Mahasiswa. Di duga mereka (hanya) menggunakan Asrama sebagai tempat kegiatan dan sekretariat" Ungkap Kapolres Jayapura Kombes Pol Gustav Urbinas

    "Terdapat kandang ternak dan penghuni yang telah memiliki anak di rusunawa tersebut" ujar Gustav lagi

    Ia menambahkan, dalam operasi penertiban dan pengosongan Asrama Mahasiswa, Aparat menemukan 18 sepeda motor setelah sebelumnya juga pernah menemukan 200 sepeda Motor yang di duga hasil curian.

    "Tempat ini di duga sebagai salah satu lokasi persembunyian motor hasil curian di Jayapura. Sebelumnya kami sudah menemukan 200 motor hasil curian di tempat ini" tutup Kapolres Gustav Urbinas