Tidak Terima di Marahi Ibu Karena Bawa Pacar Masuk Kamar, Gadis 17 Tahun Malah Bunuh Diri dengan Cara Minum Racun -->

Tidak Terima di Marahi Ibu Karena Bawa Pacar Masuk Kamar, Gadis 17 Tahun Malah Bunuh Diri dengan Cara Minum Racun

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 15, 2021

    Seorang Gadis Belia yang masih duduk di bangku sekolah Menengah Atas nekad Minum Racun karena tidak terima di marahi sang ibu akibat kedapatan berduaan dengan pacarnya di dalam kamar.

    Yulinar, Minum Racun karena Malu di tegur orang Tunya akibat kedapatan berduaan dengan pacar di kamar

    Gadis bernama Yulinar nekad menghabisi Nyawanya sendiri padahal sang ibu hanya menegur karena kesalahannya sendiri.

    Cerita bermula ketika Ibu Yulinar bernama Ester Hamaaling masuk ke kamar anak Gadisnya sekitar pukul 09.00 Wita, Pagi.

    Saat itu Ester mendapati anaknya sedang bersama seorang pria yang di duga pacar sang anak.

    Melihat pemandangan luar biasa itu, Ester langsung memarahi keduanya dan menyuruh si pria untuk pulang dan kembali memarahi anaknya sambil setengah menasehati.

    "Kamu tidak boleh begitu. Mama dapati di kamar ada laki-laki. Kamu harus sekolah, jangan bikin malu orang tua" Ujar Ester Mengulangi Perkataannya Saat memerahi Yulinar

    Ester kemudian mengulangi perkataannya dua kali kepada anaknya agar tidak boleh melakukan Hal itu lagi.

    Usai menerima nasehat dan teguran Ester, Yulinar langsung masuk kemar. setelah pukul 14.29 Ester masuk lagi kekamar yulinar namun dia melihat anaknya sudah tidur telungkup di lantai.

    "Saat masuk kamar, anak saya sudah tidak tidur di ranjang dengan posisi telungkup" Ungkap Ester

    Ester kemudian membalikkan badan Anaknya namun anaknya sudah tidak bernyawa lagi dengan wajah pucat kehitaman

    "Saya langsung memanggil kakak perempuannya dan suami untuk mengangkat dan di pindahkan ke kamar belakang karena sudah meninggal dunia" ucapnya

    "Kami mendapati di dalam kamarnya masih ada setengah gelas racun hama kelapa" ujar Ester lagi

    Polisi Menghentikan Proses Penyidikan

    Kejadian ini terjadi di Desa Matahid, Kecamatan Beo Selatan Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara.

    Kapolsek Beo Ipda Johan membenarkan Kejadian tersebut dan mengatakan kemungkinan penyebab kematian karena meminum Racun kelapa.

    "Kuat dugaan, korban meninggal karena meminum Racun Hama Kelapa, di dalam kamar korban di temukan setengah gelas racun hama tersebut" ungkap Johan

    "Korban malu terhadap keluarganya dan mengahiri hidupnya dengan cara meminum racun hama kelapa" Lanjut Johan

    Ipda Johan juga menerangkan jika pihaknya sudah melalukan olah TKP namun penyidikan di hentikan karena keluarga sudah tidak ingin melanjutkan proses tersebut ke penyidikan.

    Adapun keterangan dari Dokter MariePurba, Kepala Rumah sakit Beo selatan yang sempat menyelidiki penyebab kematian Korban mengatakan jika korban meninggal dunia murni karena meminum racun.