Nikah Batal Gara-Gara Calon Pengantin Pria Membunuh Temannya Beberapa Jam Sebelum Ijab Kabul

Bagi sebagian yang percaya jika Jodoh ada tangan Tuhan akan berkata pernikahan Jo dan M yang sedianya akan di gelar beberapa jam sebelum kejadian penikaman adalah ketentuanNya.

Korban Ulis Saat di Temukan Polisi di TKP

Minggu (16/5/2021) harusnya adalah hari kebahagian dan bersejarah bagi kedua calon pengantin ini, malah berubah menjadi hari yang kelam dan penuh dengan kesedihan antara kedua keluarga karena telah mempersiapkan segalanya untuk pernikahan anak mereka.

Begitulah cara Tuhan dan alam menunjukan kepada manusia yang belum benar-benar siap dan matang untuk membina dan mengarungi rumah tangga yang terkenal dengan berbagai macam tantangnya itu.

Meskipun menurut si calon pengantin Wanita, Jo kekasihnya adalah pribadi yang baik dan mudah bergaul tapi golok yang menancap tajam di dada sebelah kiri temannya adalah bukti jika Jo belum bisa mengendalikan diri dan emosinya.

Menurut pengakuan calon pengantin wanita melansir dari suara.com, Keduanya sudah mempersiakan acara pernikah sejak beberapa hari sebelumnya. Sehingga persiapan mereka sudah cukup matang untuk melaksanakan ijab kabul pada, Minggu (16/5/2021)

M menuturkan, ia sudah cukup lama mengenal Jo. Menurutnya Jo adalah pribadi yang baik, mudah bergaul dan tidak suka mencari malasah.

Perempuan bertubuh langsing itu juga menceritakan sesaat sebelum kejadian, Jo sempat datang menemuinya dan membicarakan tentang kesiapan pernikahan

Ketika Jo pamit untuk pergi dan menemui teman-temannya M sempat memiliki Firasat kurang enak dan melarang Jo untuk keluar.

"Saya sempat merasakan firasat yang tidak (baik). Sehingga ia sempat saya larang keluar" Ujar M

Krologi kejadian

Kejadian sadis ini terjadi di bekas Terminal Andalas Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo sementara acara pernikahan Jo dan M rencananya akan di langsung di kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

Malam itu, Jo bersama Korban UM alias Ulis dan Rekan-rekannya sedang melaksanakan pesta minuman keras di kompleks eks terminal andalas.

Jo dan Ulis duduk berseblahan. Sambil meneguk minuman di tangannya, Jo mengeluarkan kata-kata yang buat Ulis tersinggung, tak beberapa lama kemudian keduanya terlibat percecokan.

Karena berada di bawah pengaruh Miras, Ulis pun langsung menodong Jo dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam).

Awalnya Ulis Yang melakukan penyerangan terlebih dahulu pada Jo, akan tetapi Serangannya tidak mengenai Jo sehingga Jo berbalik menyerang dan merampas sajam yang ada di tangan Ulis, lalu menusukkan kembali ke tubuh Ulis

Ulis yang terkena Tusukan Sajam Sebelah di Dada sebelah kiri sempat melarikan diri dengan darah bercucuran namun tidak sampai 20 Meter, ia tersungkur jatuh ketanah dan meninggal Dunia.

Kapolsek Kota Utara Iptu Ricky P Parmo mengatakan, setelah mendapat laporan penikaman pihak langsung bergerak menuju TKP dan menemukan Korban penikaman Sudah tidak bernyawa

"Korban di temukan sudah dalam keadaan meninggal" ujar Iptu Ricky, Kapolsek Kota Utara kepada Gopos.id

Ia menambahkan, saat itu, mereka langsung melakukan olah TKP  dan menyelidiki Identitas Korban dan terduga pelaku.

Menurut Kapolsek, pelaku sempat melarikan diri dan meninggalkan sajam di tempat kejadian namun Polisi dengan sigap mengejar dan meringkusnya.

"Terduga pelaku sempat mekarikan diri dan meninggalkan pisau di lokasi. Saat ini terduga pelaku telah di amankan ke Polsek Kota Utara" Tutur Ricky P Parmo.
Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.