Nackal, Anggota DPRD TTS, Remes Itunya Nakes Puskemas So,e Ahirnya Jadi Tersangka -->

Nackal, Anggota DPRD TTS, Remes Itunya Nakes Puskemas So,e Ahirnya Jadi Tersangka

Patung Bernyawa
Selasa, Mei 04, 2021

    Badai Belum Berlalu, kali ini lebih kencang dari seroja.  Itulah yang di rasakan (JN), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) TTS dari Partai Nasdem yang resmi di tetapkan menjadi tersangka di duga karena ulah tangan dan Jari-jarinya yang Nakal.

    Jean Neonufa, Anggota DPRD TTS dari Partai Nasdem
    (Timex, menulis keterangan di Foto ini dengan huruf Kapital " YANG TERHORMAT Anggota DPRD TTS. Jean Neonufa")

    Akibat perbuatannya itu, Tuntutan Hukuman 9 tahun penjarapun menantinya dari jeruji besi yang kini jadi tahanan sementara Polres TSS Selama 20 hari sambil menunggu proses pengadilan

    JN di duga melakukan pelecehan terhadap DS, Seorang ibu rumah tangga di So,e TTS. info lainnya menyebutkan DLS adalah Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskemas So,e

    Padahal baru tahun 2020 lalu, JN terjerat kasus Penganiayaan terhadap seorang Pria paruh baya di sebuah Pom Bensin di TTS

    Meski kasus itu berahir dengan kesepakatan Damai dari kedua belah pihak, namun rupanya belum dengan Tuhan.

    Jika melihat Kronologi kejadian penganiayaan yang di ceritakan Anak Korban, menunjukan jika JN melakukan kekerasan itu karena terpengaruh Miras (Minuman Keras).

    Dan Miras itu pulalah yang membuatnya sekarang di tangkap karena kasus pelecehan terhadap DS.

    Kronologi Kejadian dan Pengakuan Korban Hingga Keterangan Pelaku

    Polres Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan Mantan Ketua DPRD TTS Periode 2014-2019 inisial JN, sebagai tersangka kasus pekecehan Seksual terhadap seorang Ibu Rumah Tangga berinisial DS di So,e

    Penetapan tersangka ini di benarkan oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B kepada ANTARA di kupang, Selasa (3/5/2021)

    Kabid Humas mengatakan penahanan di lakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. "Saat ini tersangka sudah di tahan di Polres TTS dan saat ini penyidik sedang proses" Ujar Kompol Krisna

    JN sendiri saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Aktif Kabupaten TTS periode 2019-2024 dari daerah pemilihan(Dapil) TTS 1 (Batu Putih, Kota So,e, Abanuban Barat dan Kuatnana) dan menempati Posisi Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD TTS.

    Dalam Aksinya JN di duga berada dalam pengaruh Miras. Saat itu JN mendatangi rumah korban DS di kelurahan Oekamusa, Kecamatan Kota So,e pada (11/4/2021)

    Melihat ada Tamu yang berkunjung kerumahnya, DS segera bergegas ke dapur untuk membuatkan Segelas Kopi untuk JN.

    Saat itulah JN dari belakang memeluk Korban dan sedikit meng Eem Payudara Korban sebanyak 2 kali dalam dua kesempatan berbeda, sampai korban merasa marah sekaligus malu.

    Menerima perlakuan tidak senonoh itu ahirnya DS menyuruh JN keluar rumah dengan nada sedikit mengusir. Mendengar hal itu, suami korban yang pada saat kejadian berada di rumah ikut geram terhadap JN dan melaporkanya kepada Polres TTS.

    Sempat mengelak dan mengatakan tidak pernah melalukan Pelecehan, JN ahirnya tetap tidak bisa melawan saat polisi menujukan keterangan saksi hingga ahirnya berhasil di tangkap

    Polisi menjerat JN dengan pasal 289 KUHP, Sub pasal 281 ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.