Kedua Saudara Berduel Hingga Sama-sama Tewas Mengenaskan -->

Kedua Saudara Berduel Hingga Sama-sama Tewas Mengenaskan

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 08, 2021

    Jika biasanya Duel dalam perkelahian terdapat Apa yang sebut dengan Korban dan Pelaku, Namun kedua Saudara ini Berduel hingga keduanya Tewas mengenaskan.

    Perkelahian Saudara Sepupu di lumajang berahir mengenaskan, Tidak ada korban dan pelaku. Keduanya Tewas mengenaskan

    Kedua pemuda yang masih saudara sepupu itu bernama Asmin (35) dan Ari (36). Keduanya di temukan warga bergeletak di jalanan, Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Runuyoso Lumajang Jawa Timur.

    Saat di temukan keduanya sudah tidak bernyawa lagi. Asmin mengalami Luka robek di bagian leher sementara Ari juga mengalami Hal yang sama.

    Karena kejadian ini, warga jenggrong sempat heboh pasalnya keduanya adalah saudara sepupu namun terlibat perkelahian hingga saling membunuh satu sama lainnya.

    Polisi yang mendapatkan informasi warga langsung menuju lokasi dan mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    Hasil penyelidikan mengungkapkan jika keduanya tewas setelah terlibat Duel.

    Di TKP, Polisi dan warga menemukan Sebuah Motor jenis Vario tergeletak dekat Jasad Asmin, sementara Jasad Ari berjarak 10 meter dari jasad Asmin.

    Jasad keduanya kemudian di larikan ke rumah sakit untuk di lakukan otopsi namun hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut tentang hasil otopsi yang dilakukan.

    Akan tetapi dugaan sementara oleh polisi bahwa keduanya saling bunuh antar satu sama lain hal itu terungkap setelah polisi menemukan celurit di samping kedua mayat tersebut.

    Pencarian Jasad Asmin dan Ari oleh Polisi

    Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo berdasarkan hasil olah TKP menduga sebelum keduanya tewas sempat terlibat adu fisik hinga saling bacok.

    Sebab di kedua Jasad di temukan celurit yang masing-masing terdapat bercak darah.

    "Terus di lihat dari luka semuanya ada sabetan celurit di leher, perut sebelah kiri dan motor korban juga tidak hilang" Ujar AKP Fajar

    Meski demikian Ujar Kasat Reskrim, Itu baru berupa Dugaan, belum kuat untuk di jadikan penyebab terbunuhnya kedua saudara sepupu tersebut.

    Sementara dari keterangan saksi yakni Keluarga keduanya mengatakan jika keduanya sering keliar bersana-sama namun tidak mengetahui penyebab kefuanya bercekcok hingga duel dan tewas.

    "Kalau dari keterangan saksi, memang mereka sering keluar bareng tapi pihak keluarga enggak ada yang tahu apakah keduanya pernah ada masalah atau tidak" ujar Fajar melansir dari Tribunnews.com (8/5/2021)

    Berita Lain: Niat Curi Durian, Ternyata Penjaga Kebun Lebih Beringas dan Membunuhnya Hingga Tewas

    Di Duga Hendak Mencuri Durian. Sutarji Tewa di tanya oenjaga kebun bernama Sukanto
    Nasib Sudarji yang di duga mencuri durian harus berahir di tangan penjaga kebun bernama Sukinto di Dusun Sodong, Desa Genting, Kecanatan Jambu, Kabupaten Semarang (5/5/2021)

    Kejadian berawal saat Sudarji yang memasuki kebun milik Bambang dengan niat hendak mencuri Durian di kebun tersebut. Namun aksinya di ketahui Sukinto yang saat itu sedang berada di kebun untuk berjaga.

    Menurut Keterangan petugas yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, Sudarji yang sudah berada di atas pohon Durian ditegur oleh Sukinto, namun teguran itu langsung di balas dengan leparan Buah Durian oleh Sudarji.

    Sukinto yang marah tegurannya di balas dengan Buah durian lalu melempar Pisau tepat mengenaik Bahu Sudarji.

    Akibatnya, Tubuh Sudarji oleng kemdian terjatuh ke tanah, akan tetapi sesampainya di bawah perkelahian semakin sengit hingga menewaskan Sudarji.

    "Saat beraksi di atas pohon, Sukinto langsung menegur tapi di balas pelaku dengan lrmparan Durian. Sukinto langsung membalas dengan melempar pisau yang tepat mengenai dahi pelaku" ujar Petugas yang berada di lokasi kejadian

    Perkalihan yang memakan korban nyawa tersebut menurut Sukinto dirinya hanya berusaha untuk membela diri.

    "Saya Nyaris di bunuh makanya saya bertahan" Ujar Sukinto melansir dari lmoljatrng.com

    Menurut salah seorang saksi, Setelah peristiwa itu Sukinto kembali kerumah dan melaporkan kejadian yang di alami tanpa berniat melarikan diri.

    "Dia melapor dengan tenang dan tidak berniat melarikan diri" Ujar seorang saksi yang tidak mau menyebutkan namanya.

    Selanjutnya polisi menuju TKP untuk melakukan penyelidikan dan membawa Jasad Sudarji ke rumah sakit serta mengamankan Sukinto.

    Sukinto yang di anankan polisi tanpa perlawan langsung di bawa ke Polres semarang untuk di selidiki lebih lanjut.