Makanan Khas Kalimantan Juga di Ributin. Masyarakat Oh Masyarakat, Kadrun Oh Kadrun -->

Makanan Khas Kalimantan Juga di Ributin. Masyarakat Oh Masyarakat, Kadrun Oh Kadrun

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 08, 2021

    Warganet indonesia memang luar biasa, cukup satu kata untuk membuat seisi Medsos hunian Netizen, Buzzer dan Influencer berguncang.

    Ir. H Jokowidodo (Presiden Republik Indonesia)

    Tidak ada yang tidak di protes dan di permasalahkan. semua gerak-gerik Pejabat pemerintah sampai Tokoh Agama di monitoring.

    Seperti sudah terorganisir dengan baik, semua penyampaian bahkan hanya Gerak tubuh jadi bahan pembincangan penghuni Dunia Viber Optik ini.

    Seperti biasa, kali ini edisininya presiden setelah seminggu kemarin edisi Tokoh agama. Wajar memang karena hanya dua Materi itu yang selalu buat indonesia ribut yakni Sara dan Poltik

    Jokowi lagi-lagi menjadi sorotan. Presiden yang satu ini seoalah tidak pernah Absen dari bidikan jari warganet indonesia.

    Kali ini sebuah kehebohan terjadi setelah Sang Presiden menyampaikan pidato tentang larangan mudik beberapa waktu yang lalu.

    Berkaitan dengan itu, jokowi menyarankan kepada pemudik untuk membeli makanan Khas daerahnya masing-masing secara Online

    Pada pidato itu, Jokwi sempat menyebut sejumlah makanan Khas, Seperti Gudeg Jokja, Pempek Palembang dll.

    "Untuk Bapak dan Saudara yang rindu kuliner Khas Daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk menesannya secara online.

    Yang rindu makan Gudeg Jokja, Bandeng Semarang, Siomay Bandung, empek-empek palembang, Bipang Ambawang dari kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan di antar sampai kerumah" Ujar Jokowi Melansir dari Suata.com (8/5/2021)

    Namun rupanya ucapan presiden tersebut menuai kehebohan internet dan media sosial, Pasalnya salah satu makanan Khas yang di sebutkan Jokowi bukanlah makanan untuk di konsumsi umat muslim saat Lebaran.

    Makanan Khas yang di sebutkan itu adalah Bipang Ambawang yang merupakan Makanan Khas Kalimantan terbuat dari Babi panggang.

    Setelah ramai di bicarakan Harian Flobamora coba Menelusuri Makanan Khas Kaliman ini. Terkait Apakah benar makanan Khas yang sebutkan terdiri dari Babi Panggang atau tidak.

    Hasil Penelusuran dan Fakta

    Bipang Ambawang

    Berdasarkan Hasil penelusuran HF, Makanan Khas Bipang Ambawang betul merupakan makanan Khas yang berbahan Pokok Babi Muda berusia 3 sampai 5 bulan.

    Proses memasak Bipang Ambawangpun dengan cara di panggang di atas Arang yang membara sampai terlihat kulitnya Garing, lemak tipis dan dagingnya lembut

    Sebelum di panggang, berat babi ini berkisar antara 10 sampai 29 Kilogram, namun setelah di panggang beratnya berkurang 3 sampai 7 Kilo gram

    Bumbu yang di gunakan pun spesial, karena di tacik Kusus oleh Bipang Ambawang.

    Kuliner ini cukup terkenal di kalimantan khususnya Pontianak sehingga selalu ramai di kunjungi pembeli.

    Kesimpulan kami, apa yang di sampaikan Jikowi sebenarnya tidak salah, jika menggunakan Prasangka yang positif dan Logika yang benar tanpa sedikitpun berniat untuk membenci.

    Namun Dunia internet adalah Dunia yang bebas memberikan pandangan, bagi yang salah akan di tangkap tapi yang berada di antara Fitnah dan Fakta tetap akan bertahan sebagai Penyinyir terhebat.